Sunday, 6 September 2026
Home Nasional Selamatkan Anak Tamu dari Kolam Renang, Lulusan Aero Astra Akademia Raih Penghargaan...

Selamatkan Anak Tamu dari Kolam Renang, Lulusan Aero Astra Akademia Raih Penghargaan dari Mercure Karawang

0
7
Selamatkan Anak Tamu dari Kolam Renang, Lulusan Aero Astra Akademia Raih Penghargaan dari Mercure Karawang

KitaBogor – Aksi cepat dan keberanian seorang petugas hotel dalam menyelamatkan anak tamu dari kolam renang mendapat apresiasi dari manajemen Mercure Karawang. Penghargaan tersebut diberikan kepada Ridwan Ammar Fauzan, lulusan Aero Astra Akademia Angkatan X, dalam bentuk Sertifikat Apresiasi pada 1 Agustus 2026.

Sertifikat penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Djati Asmara Wijaya, General Manager Mercure Karawang, kepada Ridwan. Yang setelah menyelesaikan program magang di hotel tersebut juga langsung diterima bekerja.

Ridwan merupakan lulusan Aero Astra Akademia yang berasal dari Rawajitu, salah satu kecamatan di wilayah Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung.

Ia merupakan salah satu peserta Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) 2025 yang diselenggarakan Aero Astra Akademia Lampung bekerja sama dengan Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Penghargaan yang diterima Ridwan ditandatangani oleh Grace Eunike Sibuea, People & Culture Manager, dan Djati Asmara Wijaya, General Manager Mercure Karawang.

Mercure Karawang merupakan hotel bintang empat yang menjadi bagian dari jaringan internasional Accor Group.

Berani Bertindak Saat Situasi Darurat

Djati Asmara Wijaya mengatakan penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan tindakan cepat Ridwan. Ketika menyelamatkan anak tamu yang mengalami kondisi darurat di area kolam renang hotel.

“Penghargaan ini diberikan karena Ridwan, lulusan Aero Astra Akademia ini. Atas keberanian dan tindakan cepat dalam menyelamatkan anak tamu dari tenggelam di kolam renang Mercure Hotel saat bertugas di area kolam renang,” kata Djati.

Menurutnya, respons cepat Ridwan menjadi tindakan penting dalam menghadapi situasi yang menyangkut keselamatan manusia.

Peristiwa tersebut tidak hanya berkaitan dengan penerapan prosedur operasional standar atau SOP hotel. Lebih dari itu, dibutuhkan keberanian untuk mengambil tindakan, kepedulian terhadap keselamatan orang lain, serta kemampuan menjaga ketenangan ketika menghadapi keadaan darurat.

Dalam situasi yang tidak terduga, kecepatan mengambil keputusan dapat menjadi faktor penting. Ridwan menunjukkan bahwa keterampilan yang diperoleh selama pendidikan dan magang dapat diterapkan ketika menghadapi kondisi nyata di lapangan.

Attitude Menjadi Bekal Utama

Pimpinan Aero Astra Akademia, Denny Primawan Lo., S.E., M.M., CHM., C. Me., mengatakan pengalaman Ridwan menjadi gambaran mengenai pentingnya sikap atau attitude dalam pendidikan vokasi.

“Attitude adalah hal paling utama yang Aero Astra Akademia tanamkan kepada siswa didik,” kata Denny.

Menurutnya, pengetahuan atau knowledge menjadi dasar teori, sementara keterampilan atau skill diwujudkan melalui latihan. Keduanya kemudian membentuk kemampuan atau ability seseorang.

Namun, menurut Denny, kemampuan teknis saja belum cukup untuk menghadapi dunia kerja.

“Yang lebih dari itu adalah perilaku (attitude) yang terutama, yang menyumbangkan 88 persen kesuksesan seseorang,” tambah Denny.

Denny sendiri memiliki pengalaman sebagai mantan General Manager di Astra International Tbk. serta pengalaman profesional di sejumlah perusahaan lainnya.

Nilai seperti disiplin, integritas, dan kejujuran menjadi bagian yang terus ditanamkan kepada peserta didik Aero Astra Akademia sebagai bekal memasuki dunia industri.

Pendidikan Vokasi yang Berujung pada Dunia Kerja

Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dirancang untuk memberikan keterampilan vokasi kepada peserta didik agar memiliki kesiapan memasuki dunia kerja dan dapat terserap oleh industri.

Bagi Aero Astra Akademia, proses pembelajaran tersebut dilanjutkan dengan pengalaman magang selama enam bulan di lingkungan hotel.

Peserta didik Aero Astra Akademia menjalani program magang di sejumlah hotel, antara lain Swiss-Belhotel Express Cilegon, Mercure Karawang, Swiss-Belhotel Cikande, dan ibis Bandung Trans Studio.

Menurut Aero Astra Akademia, seluruh siswa yang mengikuti program magang di hotel-hotel tersebut kemudian diterima bekerja setelah menyelesaikan masa magang.

Kondisi tersebut menunjukkan bagaimana pendidikan vokasi dapat menjadi jembatan antara pembelajaran di lembaga pendidikan dan kebutuhan nyata dunia industri.

Selain pengetahuan dan keterampilan, peserta didik juga dibekali dengan pemahaman mengenai budaya kerja. Disiplin, integritas, kejujuran, tanggung jawab, serta kemampuan beradaptasi menjadi bagian dari proses pembentukan karakter.

Menanamkan Mental Siap Bekerja

Aero Astra Akademia juga menanamkan motivasi dan mindset dunia industri kepada para siswa sejak proses pembelajaran.

Semangat “berpikir bisa” menjadi salah satu pesan yang terus disampaikan sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Semangat tersebut diharapkan menjadi bagian dari sikap dan perilaku peserta didik yang disebut sebagai “Aero Nation”, sebutan bagi civitas Akademia Aero.

Kisah Ridwan menjadi contoh bahwa pendidikan vokasi tidak berhenti pada kemampuan menyelesaikan tugas atau memperoleh sertifikat kelulusan.

Kemampuan untuk tetap tenang, berani mengambil keputusan, peduli terhadap orang lain, dan bertanggung jawab ketika menghadapi situasi darurat juga menjadi bagian dari kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.

Penghargaan dari Mercure Karawang pun menjadi bentuk apresiasi atas sikap tersebut.

Bagi Ridwan, pengalaman magang yang kemudian berlanjut menjadi pekerjaan sekaligus penghargaan menjadi bagian penting dari perjalanan profesionalnya. Bagi pendidikan vokasi, kisah tersebut memperlihatkan bahwa keterampilan, karakter, dan pengalaman langsung di industri dapat menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk memasuki dunia kerja. (Hen)

Previous articleBINUS @Bekasi Resmi Buka Program Artificial Intelligence, Perkuat Talenta AI Generasi Muda
Next articleAbu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bogor, Warga Diimbau Waspada dan Gunakan Masker