Sunday, 6 September 2026
Home Nasional BINUS @Bekasi Resmi Buka Program Artificial Intelligence, Perkuat Talenta AI Generasi Muda

BINUS @Bekasi Resmi Buka Program Artificial Intelligence, Perkuat Talenta AI Generasi Muda

0
5
BINUS @Bekasi Resmi Buka Program Artificial Intelligence, Perkuat Talenta AI Generasi Muda

KitaBogor – BINUS University resmi meluncurkan Program Artificial Intelligence di BINUS @Bekasi, Sabtu (5/9/2026). Program ini menjadi langkah BINUS memperluas akses pendidikan di bidang kecerdasan buatan sekaligus mempersiapkan generasi muda agar memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri.

Kehadiran program tersebut sekaligus memperkuat posisi BINUS @Bekasi sebagai Business, Service, and Technology Campus yang menghubungkan penguasaan teknologi dengan kebutuhan nyata dunia bisnis, layanan, industri, dan masyarakat.

Peluncuran Program Artificial Intelligence berlangsung di tengah meningkatnya kebutuhan terhadap talenta digital di Indonesia. Kementerian Komunikasi dan Digital memproyeksikan Indonesia membutuhkan sekitar 12 juta talenta digital pada 2030, sementara masih terdapat kesenjangan sekitar 3 juta talenta yang perlu dipenuhi.

Perkembangan penggunaan AI di dunia kerja juga berlangsung semakin cepat. Microsoft Work Trend Index 2026 mencatat 33 persen pekerja di Indonesia telah masuk kategori pengguna AI tingkat lanjut, lebih dari dua kali rata-rata global yang mencapai 16 persen.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan AI mulai berkembang dari sekadar penggunaan perangkat atau tools menuju penerapan yang semakin strategis dalam pekerjaan.

Menjawab perubahan tersebut, BINUS University menghadirkan Program Artificial Intelligence yang tidak hanya berfokus pada kemampuan menggunakan teknologi. Pembelajaran juga diarahkan untuk membangun fondasi akademik, kemampuan berpikir kritis, pemahaman bisnis, serta kesadaran mengenai penerapan AI secara etis dan bertanggung jawab.

Program ini menjadi bagian dari semangat AI Empowers @ BINUS, yang menegaskan komitmen BINUS University dalam mengintegrasikan pemahaman dan pemanfaatan AI ke dalam ekosistem pembelajaran.

Mahasiswa didorong untuk memahami bagaimana teknologi AI dikembangkan, mengevaluasi hasil yang diberikan AI, serta mengaplikasikannya untuk menjawab berbagai persoalan nyata.

Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., mengatakan penguasaan AI perlu diarahkan bukan hanya untuk meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi yang memberikan manfaat bagi Indonesia.

“Perluasan program Artificial Intelligence merupakan bagian dari komitmen BINUS University untuk membuka kesempatan yang semakin luas bagi generasi muda Indonesia dalam menguasai teknologi masa depan. Kami ingin mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi inovator yang menghadirkan solusi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Dr. Nelly.

AI dan Kebutuhan Industri di Bekasi

Kehadiran Program Artificial Intelligence di BINUS @Bekasi memiliki relevansi tersendiri dengan karakter Bekasi sebagai kawasan yang memiliki aktivitas industri, bisnis, layanan, dan teknologi yang dinamis.

Sebagai Business, Service, and Technology Campus, BINUS @Bekasi mendorong mahasiswa melihat teknologi bukan sebagai bidang yang berdiri sendiri, melainkan sebagai bagian dari proses menciptakan solusi.

Pemanfaatan AI dapat diterapkan dalam berbagai konteks, mulai dari analisis data dan peningkatan efisiensi bisnis hingga pengembangan layanan dan inovasi baru.

Direktur Kampus BINUS @Bekasi, Prof. Gatot Soepriyanto, S.E., Ak., M.Buss (Acc)., Ph.D., CA, CFE, mengatakan kehadiran program tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempelajari AI dalam konteks lingkungan industri dan bisnis yang nyata.

“Bekasi memiliki ekosistem industri, bisnis, dan layanan yang berkembang sangat dinamis. Kehadiran Program Artificial Intelligence di BINUS @Bekasi menjadi relevan karena mahasiswa dapat mempelajari bagaimana teknologi diterapkan untuk menjawab kebutuhan nyata di lingkungan sekitarnya. Kami ingin pembelajaran AI tidak berhenti pada pemahaman teknologi, tetapi juga mampu diterjemahkan menjadi solusi yang memberikan nilai bagi industri, bisnis, dan masyarakat,” ujar Prof. Gatot.

Program tersebut sekaligus membuka akses pendidikan AI yang semakin dekat bagi generasi muda di Bekasi dan wilayah sekitarnya, dengan lingkungan pembelajaran yang terkoneksi dengan perkembangan dunia bisnis dan industri.

Kurikulum Multidisiplin

Dari sisi akademik, kurikulum Program Artificial Intelligence di BINUS University dirancang secara multidisiplin dengan mengombinasikan berbagai bidang. Antara lain matematika, data science, machine learning, computer vision, natural language processing, hingga Internet of Things dan robotics.

Pendekatan tersebut diarahkan agar mahasiswa tidak hanya memahami cara kerja teknologi AI. Tetapi juga mampu mengevaluasi hasil, mengembangkan solusi, serta menerapkannya secara etis dan bertanggung jawab.

Dekan School of Computer Science BINUS University, Prof. Dr. Ir. Derwin Suhartono, S.Kom., M.T.I., menegaskan. Bahwa salah satu tantangan penting generasi muda saat ini adalah mempersiapkan diri agar mampu bekerja secara optimal bersama AI.

“Pertanyaan penting saat ini bukan lagi apakah AI akan menggantikan manusia. Melainkan apakah generasi muda telah memiliki kompetensi untuk bekerja berdampingan dengan AI. Mahasiswa perlu memiliki fondasi akademik yang kuat agar mampu mengevaluasi hasil yang diberikan AI. Mengembangkan solusi, serta menerapkan teknologi secara strategis, etis, dan bertanggung jawab,” jelas Prof. Derwin.

Pentingnya kemampuan manusia dalam penggunaan AI juga tercermin dalam Microsoft Work Trend Index 2026. Di Indonesia, 62 persen responden menilai kemampuan berpikir kritis semakin penting di era AI. Sedangkan 60 persen menilai kemampuan melakukan kontrol kualitas terhadap hasil AI menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan.

Hal tersebut memperlihatkan bahwa kebutuhan dunia kerja tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengoperasikan perangkat berbasis AI. Talenta juga dituntut mampu memahami persoalan secara menyeluruh, menginterpretasikan data, bekerja secara kolaboratif, dan menentukan bagaimana teknologi digunakan secara tepat.

Menghubungkan Kampus dengan Dunia Industri

Dari perspektif industri, perkembangan AI turut mengubah kompetensi yang dibutuhkan perusahaan. Kemampuan teknis tetap penting, tetapi perlu dilengkapi dengan pemahaman terhadap kebutuhan bisnis. Serta kemampuan menerjemahkan teknologi menjadi solusi yang memberikan nilai.

Nicholas Dominic, Senior Data Scientist & AI Consultant, Cloud Solutions Department, Lintasarta Cloudeka, mengatakan. Keterhubungan antara pembelajaran di perguruan tinggi dengan perkembangan kebutuhan industri menjadi semakin penting.

“Perkembangan AI membuat kebutuhan industri terhadap talenta juga ikut berubah. Perusahaan membutuhkan individu yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis. Tetapi juga mampu memahami persoalan bisnis, membaca data secara kritis, berkolaborasi. Dan menentukan bagaimana AI dapat digunakan secara tepat untuk menghasilkan solusi yang berdampak. Karena itu, keterhubungan antara pendidikan dan industri menjadi semakin penting. Agar kompetensi mahasiswa terus relevan dengan kebutuhan dunia profesional,” jelas Nicholas.

Selain kompetensi akademik dan teknis, perkembangan teknologi yang cepat membuat kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi semakin penting.

Hal tersebut disampaikan Sanny Jovita, alumni BINUS University yang kini berkarier sebagai Solution Architect di Alibaba. Menurutnya, pengalaman menghadapi proyek dan bekerja bersama berbagai pihak menjadi salah satu bekal penting dalam perjalanan profesional.

“Ketika masuk ke dunia profesional, teknologi dan cara kerja bisa berubah dengan sangat cepat. Pengalaman belajar di BINUS membiasakan saya untuk terus belajar. Bekerja bersama tim, menyampaikan ide, dan mencari solusi ketika menghadapi tantangan baru. Menurut saya, kemampuan untuk beradaptasi dan menghubungkan pengetahuan dengan kebutuhan nyata. Akan menjadi bekal yang semakin penting bagi mahasiswa yang nantinya berkarier di era AI,” ungkap Sanny.

Peresmian Diisi Talkshow hingga Pameran Karya Mahasiswa

Peresmian Program Artificial Intelligence di BINUS @Bekasi turut diisi berbagai kegiatan yang mempertemukan perspektif akademik, industri, alumni, mahasiswa, dan generasi muda.

Rangkaian kegiatan meliputi talkshow inspiratif bersama praktisi industri dan alumni yang membahas kesiapan talenta Indonesia menghadapi perkembangan AI. Selain itu, terdapat pameran karya mahasiswa Computer Science bersama mitra industri serta sesi influencer meet-up. Untuk memperkenalkan perkembangan pendidikan dan peluang karier di bidang AI kepada generasi muda.

Melalui rangkaian tersebut, BINUS University memperkuat upaya menjembatani pembelajaran akademik dengan kebutuhan nyata dunia profesional. Kolaborasi dengan industri dan alumni juga memberikan perspektif lebih luas mengenai perkembangan AI. Serta kompetensi yang semakin dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja.

Kehadiran Program Artificial Intelligence di BINUS @Bekasi menjadi bagian dari langkah BINUS University dalam memperluas kesempatan bagi generasi muda Indonesia. Untuk mempelajari teknologi yang diperkirakan semakin berperan dalam perkembangan ekonomi dan industri.

Melalui semangat AI Empowers @ BINUS, BINUS University berharap dapat melahirkan talenta dengan fondasi teknologi yang kuat. Kemampuan berpikir kritis, pemahaman terhadap kebutuhan bisnis dan masyarakat, serta kesadaran untuk menerapkan AI secara etis dan bertanggung jawab.

Dengan kompetensi tersebut, generasi muda Indonesia diharapkan mampu mengambil peran dalam perkembangan AI Economy. Memperkuat daya saing industri, sekaligus menghadirkan inovasi yang memberikan dampak positif bagi Indonesia.

Semangat tersebut juga menjadi bagian dari gerakan #AIverywhereInBINUS, yang membawa pembelajaran dan pemanfaatan AI semakin dekat dengan mahasiswa di berbagai kampus BINUS University. (Hen)

Previous articleMILKOW ActiGrow Hadir dengan NutriTotal Formula, Dukung Nutrisi Tumbuh Optimal Anak Usia 1-3 Tahun
Next articleSelamatkan Anak Tamu dari Kolam Renang, Lulusan Aero Astra Akademia Raih Penghargaan dari Mercure Karawang