Home Nasional Demokrat Malteng Padukan Pendidikan Politik dan Serap Aspirasi Masyarakat

Demokrat Malteng Padukan Pendidikan Politik dan Serap Aspirasi Masyarakat

0
14
Demokrat Malteng Padukan Pendidikan Politik dan Serap Aspirasi Masyarakat

KitaBogor – DPC Partai Demokrat Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) menggabungkan kegiatan pendidikan politik dengan agenda serap aspirasi masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi internal sekaligus upaya menghimpun berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ketua DPC Partai Demokrat Maluku Tengah, Halimun Saulatu, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya partai menjaga komunikasi dengan masyarakat, tidak hanya menjelang momentum Pemilu.

“Demokrat tidak hanya hadir lima tahun sekali. Demokrat ingin hadir setiap tahun untuk masyarakat,” kata Halimun saat memberikan keterangan pers di Masohi, Senin (14/9/2026).

Menurut Halimun, salah satu bentuk kehadiran tersebut dilakukan dengan membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Aspirasi yang dihimpun selanjutnya diharapkan dapat menjadi bahan bagi kader Demokrat yang duduk di DPRD untuk memperjuangkan berbagai persoalan masyarakat.

Ia mengakui tidak seluruh aspirasi dapat langsung diselesaikan dalam waktu singkat. Namun, menurutnya, agenda tersebut setidaknya membuat anggota DPRD mengetahui kebutuhan dan harapan masyarakat di Maluku Tengah.

“Tentu tidak semua keluhan bisa dieksekusi secara singkat. Tetapi teman-teman di DPRD mengetahui apa yang menjadi keinginan dan harapan masyarakat,” ujarnya.

Untuk mendukung proses tersebut, Demokrat menghadirkan pemateri dari sejumlah sektor, antara lain kesehatan dan pendidikan, serta melibatkan anggota fraksi di DPRD.

“Kawan-kawan di DPRD akan berjuang maksimal untuk harapan dan solusi dari masyarakat. Karena itu, pemateri yang kita undang berasal dari bidang kesehatan, pendidikan, serta teman-teman fraksi agar bisa menjadi satu kesatuan,” jelasnya.

Perkuat Konsolidasi Internal

Selain menyerap aspirasi masyarakat, kegiatan tersebut juga diisi dengan pendidikan politik yang diarahkan pada penguatan internal partai.

Seluruh pengurus kecamatan di Kabupaten Maluku Tengah dilibatkan dalam evaluasi dan konsolidasi organisasi. Halimun mengatakan evaluasi dilakukan secara rutin untuk melihat perkembangan sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu dibenahi.

“Katong sengaja mengundang seluruh pengurus kecamatan untuk evaluasi dan konsolidasi internal. Itu dilakukan setiap tahun, tidak hanya lima tahun,” katanya.

Menurutnya, konsolidasi rutin diperlukan untuk menghadapi perkembangan dan dinamika politik ke depan.

Program Langit Biru Berpeluang Diperluas

Halimun juga menyampaikan perkembangan program Langit Biru. Untuk tahun ini, program tersebut masih difokuskan di wilayah ibu kota Kabupaten Maluku Tengah.

Ke depan, Demokrat membuka peluang memperluas kegiatan tersebut ke kecamatan-kecamatan. Salah satu kegiatan yang dinilai berpotensi diperluas adalah lomba pidato bagi generasi muda.

Menurut Halimun, masih banyak potensi sumber daya manusia di kecamatan yang belum mendapatkan ruang untuk tampil dan mengembangkan kemampuan.

“Banyak sumber daya manusia di kecamatan yang bagus, tetapi karena tidak ada wahana atau medianya, mereka tidak terlalu muncul,” ungkapnya.

Ia menilai pelaksanaan lomba pidato sebelumnya menunjukkan bahwa Maluku Tengah memiliki banyak generasi muda potensial, khususnya dari kalangan pelajar.

“Anak-anak SMA kita ternyata bagus. Yang kita tekankan adalah bagaimana membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Maluku Tengah,” tuturnya.

Masih Menunggu Regulasi Pemilu Mendatang

Terkait persiapan menghadapi Pemilu 2029 dan 2031, Halimun mengatakan pihaknya masih menunggu regulasi yang menjadi dasar pelaksanaan pemilu mendatang.

Ia menyebut putusan Mahkamah Konstitusi (MK) telah memberikan arah terkait pemisahan pemilihan nasional dan pemilihan daerah. Namun, aturan teknis yang menjadi pedoman pelaksanaannya masih ditunggu.

“Katong menunggu regulasi. Keputusan MK sudah ada terkait pemisahan pemilihan nasional dan pemilihan daerah, tetapi regulasinya belum ada,” katanya.

Karena itu, Demokrat Malteng belum dapat memastikan secara rinci skema pemilihan DPRD dan kepala daerah ke depan, termasuk kemungkinan pelaksanaannya pada 2031.

Meski demikian, Halimun memastikan konsolidasi internal tetap dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi berbagai kemungkinan perubahan regulasi dan dinamika politik.

“Demokrat selalu mengonsolidasikan diri untuk mempersiapkan berbagai kemungkinan. Tetapi poinnya, Demokrat ingin hadir setiap tahun untuk masyarakat, bukan hanya dalam momentum politik lima tahunan,” pungkasnya. (Red)

Previous articleArtotel Group Dukung Pengembangan Aset Olahraga Jabar Jadi Destinasi Sport Tourism dan Wellness
Next articleHalimun Dorong Pemda Perkuat Beasiswa bagi Anak Kurang Mampu di Maluku Tengah