Thursday, 17 September 2026
Home Bisnis dan Keuangan Artotel Group Dukung Pengembangan Aset Olahraga Jabar Jadi Destinasi Sport Tourism dan...

Artotel Group Dukung Pengembangan Aset Olahraga Jabar Jadi Destinasi Sport Tourism dan Wellness

0
4
Artotel Group Dukung Pengembangan Aset Olahraga Jabar Jadi Destinasi Sport Tourism dan Wellness

KitaBogor – Founder & CEO Artotel Group, Erastus Radjimin, menyatakan dukungannya terhadap pengembangan empat aset kawasan olahraga di Jawa Barat menjadi destinasi sport tourism dan wellness.

Dukungan tersebut disampaikan Erastus saat menjadi pembicara dalam diskusi Business Infrastructure Forum (BIF) pada Jumat, 11 September 2026, di Hall Cendrawasih, Jakarta International Convention Center (JICC).

BIF merupakan salah satu rangkaian Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Forum ini mempertemukan pemerintah, investor, pelaku industri, pengelola infrastruktur. Serta berbagai pemangku kepentingan untuk membahas peluang investasi, pengembangan, pengelolaan, dan pemanfaatan infrastruktur olahraga dalam mendukung pertumbuhan industri olahraga nasional.

Dalam BIF 2026, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memaparkan potensi pengembangan empat aset kawasan olahraga di Jawa Barat.

Keempat aset tersebut terdiri atas Kawasan Sport Jabar Arcamanik, Lahan Tanjungsari, Sarana Olahraga Lodaya, dan Sarana Olahraga Padjadjaran.

Masing-masing kawasan memiliki karakter dan peluang pengembangan yang berbeda. Namun, optimalisasi aset tersebut membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan sektor swasta agar mampu meningkatkan utilisasi dan aktivitas kawasan sekaligus menciptakan destinasi baru yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sport Tourism dan Wellness Jadi Peluang Baru

Erastus Radjimin menilai konsep sport tourism dan wellness memiliki peluang besar untuk dikembangkan seiring dengan perubahan kebutuhan masyarakat terhadap pengalaman wisata dan gaya hidup sehat.

“Kami meyakini bahwa sport tourism dan wellness akan menjadi masa depan hospitality. Oleh karena itu, kami mendukung penuh pengembangan keempat aset kawasan olahraga di Jawa Barat menjadi destinasi sport tourism dan wellness yang memiliki nilai serta aktivitas sepanjang tahun,” ujar Erastus.

Menurutnya, kawasan olahraga tidak cukup hanya mengandalkan aktivitas olahraga. Infrastruktur tersebut perlu diintegrasikan dengan berbagai sektor pendukung pariwisata agar aktivitas dan utilisasinya dapat berlangsung lebih konsisten.

“Kawasan olahraga tersebut harus diintegrasikan dengan sektor pariwisata seperti hospitality, retail, F&B, wellness, entertainment. Serta komunitas untuk menjadi peluang dalam menciptakan utilisasi infrastruktur olahraga yang lebih konsisten sekaligus membuka sumber pendapatan baru,” lanjutnya.

Dorong Nilai Ekonomi Berkelanjutan

Partisipasi Artotel Group dalam Indonesia Sports Summit 2026 menjadi bagian dari kontribusi perusahaan. Dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui pengembangan ekosistem hospitality yang terintegrasi dengan sektor olahraga dan pariwisata.

Dengan pengalaman di industri hospitality, Artotel Group menyatakan kesiapan untuk mendukung pengembangan infrastruktur olahraga yang terintegrasi dengan berbagai aktivitas pariwisata.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan aset olahraga. Sekaligus menciptakan sumber aktivitas dan nilai ekonomi baru yang berkelanjutan bagi pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat. (Hen)

Previous articleMisteri Pembunuhan Berantai Terkuak di Final Trailer Lobang Buaya
Next articleHalimun Dorong Pemda Perkuat Beasiswa bagi Anak Kurang Mampu di Maluku Tengah