Thursday, 17 September 2026
Home Nasional Halimun Dorong Pemda Perkuat Beasiswa bagi Anak Kurang Mampu di Maluku Tengah

Halimun Dorong Pemda Perkuat Beasiswa bagi Anak Kurang Mampu di Maluku Tengah

0
6
Halimun Dorong Pemda Perkuat Beasiswa bagi Anak Kurang Mampu di Maluku Tengah

KitaBogor – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Halimun Saulatu, menyoroti keberlanjutan pendidikan anak-anak SMA dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Maluku Tengah, khususnya mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Hal itu disampaikan Halimun kepada wartawan di Gedung DPRD Provinsi Maluku, Rabu (16/9/2026), setelah mengikuti agenda reses di daerah pemilihannya, Kabupaten Maluku Tengah.

Menurut Halimun, salah satu aspirasi yang banyak disampaikan masyarakat selama reses berkaitan dengan nasib siswa SMA dari keluarga kurang mampu yang memiliki keinginan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Anak-anak SMA, terutama yang kurang mampu, untuk melanjutkan ke perguruan tinggi itu banyak. Mereka minta kalau boleh pemerintah daerah Maluku Tengah maupun pemerintah provinsi juga memperhatikan nasib mereka yang kurang mampu,” ujar Halimun.

Ia mengatakan, persoalan biaya masih menjadi salah satu kendala utama bagi sebagian lulusan SMA untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Karena itu, Halimun menilai berbagai program pendidikan yang telah berjalan perlu diikuti dengan dukungan hingga jenjang pendidikan tinggi. Ia juga menyinggung program Sekolah Rakyat yang menurutnya dapat menjadi salah satu bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan.

“Perhatian terhadap anak-anak kurang mampu tidak cukup hanya berhenti pada pendidikan tingkat SMA. Pemerintah perlu memastikan adanya jalur beasiswa maupun pendampingan bagi mereka yang ingin melanjutkan studi,” tegasnya.

Dorong Pendataan dan Pendampingan

Halimun juga mendorong adanya koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Agar siswa yang memenuhi persyaratan dapat memperoleh informasi dan bantuan secara lebih cepat.

Menurut dia, persoalan pendidikan tidak hanya menyangkut akses terhadap sekolah. Tetapi juga bagaimana memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan sesuai dengan cita-citanya.

“Yang paling penting itu soal nasib anak-anak. Karena kadang kita bicara tentang generasi, tetapi hanya karena satu orang anak tidak mampu, pendidikannya tidak bisa dilanjutkan. Itu yang miris,” katanya.

Ia mendorong pemerintah daerah memiliki mekanisme pendataan dan pendampingan yang lebih jelas bagi anak-anak kurang mampu yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Kalau ada anak-anak yang kurang mampu, terutama yang mau kuliah, harus ada perhatian. Baik beasiswa maupun proses pendampingannya. Itu yang paling penting,” ujarnya.

Halimun berharap aspirasi masyarakat tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dalam penyusunan kebijakan pendidikan.

Dengan dukungan beasiswa, pendataan, dan pendampingan, keterbatasan ekonomi diharapkan tidak menjadi alasan bagi anak-anak Maluku Tengah untuk menghentikan langkah mereka mengejar pendidikan tinggi. (Red)

Previous articleArtotel Group Dukung Pengembangan Aset Olahraga Jabar Jadi Destinasi Sport Tourism dan Wellness
Next articlePelita Air Gandeng Port & Co, Hadirkan Diskon 10% bagi Penumpang di Banda Aceh