Home Lokal Harga Beras, Telur hingga Ayam Lebih Murah di GPM Cibinong, Warga Mengaku...

Harga Beras, Telur hingga Ayam Lebih Murah di GPM Cibinong, Warga Mengaku Sangat Terbantu

0
5
Harga Beras, Telur hingga Ayam Lebih Murah di GPM Cibinong, Warga Mengaku Sangat Terbantu

KitaBogor – Gerakan Pangan Murah (GPM) kembali menunjukkan perannya sebagai instrumen stabilisasi harga pangan sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Program yang digelar di Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, menjadi bukti bahwa intervensi pemerintah masih dibutuhkan untuk memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Berbagai komoditas dijual di bawah harga pasar, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, daging ayam, hingga bawang merah dan bawang putih. Kondisi tersebut mendorong tingginya antusiasme masyarakat yang sejak pagi telah memadati lokasi kegiatan.

Selain memberikan manfaat langsung bagi konsumen, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah juga memiliki dampak terhadap pengendalian inflasi pangan. Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara pasokan dan harga di tingkat konsumen.

Lurah Nanggewer, Fatur Ari Setyanto, menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga masyarakat semakin mudah memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.

Pandangan serupa disampaikan Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Cibinong, M. Arief Budiman. Menurutnya, keberlanjutan Gerakan Pangan Murah akan memberikan dampak positif terhadap stabilitas harga kebutuhan pokok di masyarakat.

Di sisi lain, warga mengaku memperoleh manfaat ekonomi secara langsung karena harga berbagai komoditas lebih rendah dibandingkan harga pasar. Selisih harga tersebut dinilai mampu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, terutama di tengah dinamika harga pangan.

Ke depan, sinergi antara Badan Pangan Nasional, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan diharapkan terus diperkuat agar program stabilisasi pangan semakin efektif menjangkau masyarakat dan menjaga ketahanan pangan nasional. (Hen)

Previous articleElang El Gibran Tampil Berbeda, Perankan Karakter Red Flag di Film 402 Rumah Sakit Angker Korea
Next articleDamkar Kabupaten Bogor Evakuasi Kukang Jawa yang Masuk Permukiman Warga di Tanjungsari