HUT ke-12 Bakoma Bogor Raya, Dedie Rachim Dorong Program Anak Kembali Sekolah

0
8
HUT ke-12 Bakoma Bogor Raya, Dedie Rachim Dorong Program Anak Kembali Sekolah

KitaBogor Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengajak Bantuan Komunikasi Masyarakat (Bakoma) Bogor Raya untuk bersinergi dalam membantu pembentukan karakter dan mental generasi muda melalui sektor pendidikan, khususnya bagi anak-anak putus sekolah di Kota Bogor.

Ajakan tersebut disampaikan Dedie Rachim saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Bakoma Bogor Raya di Rumah Dinas Wali Kota Bogor, Jalan Pajajaran, Kamis (28/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Dedie Rachim menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bogor saat ini tengah menjalankan program “Kembali ke Sekolah” melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dengan jalur pendidikan Paket A, B, dan C.

Melalui program tersebut, anak-anak yang putus sekolah diharapkan dapat kembali melanjutkan pendidikan hingga memperoleh ijazah setara SMA.

“Kita membuat program kembali ke sekolah melalui PKBM dengan ijazah Paket A, B, dan C. Jadi bapak ibu bisa membantu melakukan pendataan dan monitoring anak-anak putus sekolah untuk didaftarkan ke PKBM melalui kecamatan, yang nantinya disalurkan ke PKBM terdekat. Setidaknya kita targetkan agar anak putus sekolah bisa menamatkan pendidikan dan memiliki ijazah SMA,” ujar Dedie Rachim.

Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu kunci penting untuk membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi generasi muda. Dengan menyelesaikan pendidikan hingga tingkat SMA, anak-anak diharapkan memiliki kesempatan kerja yang lebih luas dan mampu membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Selain itu, program tersebut juga diyakini akan berdampak positif terhadap peningkatan rata-rata lama sekolah. Serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bogor.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bakoma Bogor Raya, Rini Rosmilawati, menyampaikan. Bahwa organisasinya mendapat kepercayaan sebagai pengawas eksternal dalam proses pendaftaran dan penerimaan sekolah kedinasan Akademi Kepolisian (Akpol).

Menanggapi hal tersebut, Dedie Rachim berharap Bakoma Bogor Raya turut aktif membantu menyosialisasikan informasi mengenai sekolah kedinasan kepada masyarakat, khususnya bagi anak-anak muda di Kota Bogor.

Ia menilai masih banyak masyarakat yang belum memahami peluang pendidikan melalui sekolah kedinasan, padahal jalur tersebut dapat menjadi kesempatan besar bagi generasi muda untuk mengabdi kepada bangsa dan daerah.

“Ini penting dan harus dikomunikasikan, karena masih banyak orang tua dan anak-anak yang belum paham. Sekolah kedinasan itu banyak dan ini menjadi tantangan kita. Koordinasi dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait perlu dilakukan agar informasi ini tersampaikan kepada masyarakat Kota Bogor. Sehingga anak-anak Kota Bogor bisa masuk sekolah kedinasan,” kata Dedie Rachim.

Tak hanya di bidang pendidikan, Dedie Rachim juga mengajak Bakoma Bogor Raya untuk ikut berkontribusi dalam program lingkungan hidup. Melalui gerakan penanaman 544 pohon yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.

Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi bentuk nyata kepedulian bersama dalam membangun generasi muda yang lebih baik. Sekaligus menjaga lingkungan Kota Bogor tetap hijau dan lestari. (Mur)

Previous articleDari Buku untuk Masa Depan: Out of The Boox 2026 Ramaikan Hari Jadi Bogor ke-544
Next articleKulineran Seru di Bandung, Spoonful Tawarkan BBQ Texas dan Nusantara dalam Satu Meja