KitaBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai merealisasikan revitalisasi bangunan SD Negeri (SDN) Pakuan di Kelurahan Pakuan, Kecamatan Bogor Selatan. Proyek yang didanai melalui APBD Kota Bogor dengan nilai lebih dari Rp2 miliar tersebut ditargetkan rampung pada Oktober 2026.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan harus dilaksanakan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Hal itu disampaikannya saat memimpin rapat koordinasi pra-pembangunan di SDN Pakuan, Kamis (11/6/2026).
Menurut Jenal Mutaqin, rencana revitalisasi sekolah tersebut sebenarnya telah diusulkan sejak tahun 2023. Melalui proyek ini, SDN Pakuan akan mendapatkan tambahan lima Ruang Kelas Baru (RKB) guna meningkatkan kapasitas dan kenyamanan proses belajar mengajar.
“Di lokasi ini akan dibangun lima ruang kelas baru. Selama pengerjaan berlangsung, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) wajib menjadi pedoman utama karena aktivitas sekolah tetap berjalan. Spesifikasi material dan pekerjaan juga harus sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Jenal Mutaqin.
Ia menambahkan, Dinas Pendidikan Kota Bogor akan melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan proyek revitalisasi berjalan sesuai target waktu dan standar kualitas yang telah ditetapkan.
Selain itu, konsultan perencana maupun konsultan pengawas diminta menjalankan tugas secara maksimal agar seluruh tahapan pembangunan dapat berlangsung sesuai rencana. Dengan demikian, para siswa tetap dapat menjalani kegiatan belajar mengajar secara aman dan nyaman selama proses pembangunan berlangsung.
Jenal Mutaqin menjelaskan bahwa sebagian siswa masih akan menggunakan ruang kelas yang berada di dekat area pekerjaan. Oleh karena itu, aspek keamanan menjadi perhatian utama selama proyek berlangsung.
“Karena siswa masih menggunakan ruang kelas di sekitar lokasi pembangunan, faktor keamanan harus benar-benar dipastikan dan tidak boleh diabaikan,” tegasnya.
Dengan keterbatasan lahan yang dimiliki sekolah, pembangunan dilakukan secara vertikal sebagai solusi untuk menambah kapasitas ruang belajar.
“Lahan SDN Pakuan cukup terbatas, sehingga alternatif yang paling memungkinkan adalah menambah ruang kelas baru ke arah atas atau secara vertikal,” katanya.
Revitalisasi SDN Pakuan menjadi bagian dari komitmen Pemkot Bogor dalam mendukung program Bogor Cerdas. Melalui peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, diharapkan kualitas pembelajaran serta kenyamanan siswa dalam menempuh pendidikan dapat terus meningkat. (Mur)


