Usung Tema “KAMI”, ART with HEART 2026 Jadi Panggung Inspiratif Seniman Difabel

0
4
Usung Tema “KAMI”, ART with HEART 2026 Jadi Panggung Inspiratif Seniman Difabel

KitaBogor Memasuki tahun ketiganya, Panasonic-GOBEL Group kembali menghadirkan ART with HEART 2026, sebuah pameran seni yang tidak hanya menghadirkan karya visual, tetapi juga membawa pesan tentang inklusivitas, kolaborasi, dan kemandirian bagi seniman difabel Indonesia.

Digelar pada 21–24 Mei 2026 di Main Atrium Gandaria City, Jakarta, ART with HEART tahun ini mengusung tema “KAMI”. Sebuah makna tentang kebersamaan dan energi positif yang tumbuh dari kolaborasi antarmanusia. Dalam budaya Indonesia, “kami” merepresentasikan semangat melakukan sesuatu bersama-sama, sementara dalam filosofi Jepang memiliki makna spirit positif yang hadir di lingkungan dan keluarga.

Melalui tema tersebut, Panasonic-GOBEL ingin menghadirkan ruang yang lebih inklusif bagi para seniman difabel untuk tumbuh, berkarya, sekaligus terhubung dengan dunia seni profesional dan pasar kreatif yang lebih luas.

Tahun ini, ART with HEART menghadirkan 70 karya seni dari 38 seniman senior dan seniman difabel melalui program Charity Art Fair dan Business Matching. Tidak hanya menjadi ajang pameran, kegiatan ini juga membuka peluang kolaborasi nyata antara dunia usaha dengan seniman difabel sebagai mitra kreatif profesional.

Perwakilan Panasonic-GOBEL Group, M. Arif Rachmat Gobel, mengatakan bahwa seni memiliki kekuatan besar untuk membangun kemandirian dan membuka peluang hidup yang lebih luas bagi penyandang disabilitas.

“Sen i menjadi jembatan menuju kemandirian. Kami ingin menciptakan peluang nyata agar seniman difabel dapat berkembang secara mandiri, termasuk melalui kolaborasi dan akses pasar,” ujar Arif.

Sejak pertama kali digelar pada 2023, ART with HEART terus berkembang sebagai program sosial berbasis seni. Awalnya, program ini hadir melalui pameran dan lelang karya seniman difabel bersama seniman ternama untuk memperluas eksposur publik. Memasuki 2025, Panasonic-GOBEL mulai menghadirkan program pengembangan kapasitas melalui kolaborasi kreatif antara seniman difabel dan seniman senior sebagai mentor.

Kini, ART with HEART berkembang menjadi ruang pemberdayaan yang tidak hanya menampilkan karya seni. Tetapi juga membangun rasa percaya diri dan kemandirian para seniman difabel.

Kurator pameran “KAMI”, Ina Silas, berharap karya para seniman berkebutuhan khusus dapat memperoleh apresiasi yang sama. Seperti karya seni rupa Indonesia lainnya yang telah tampil di berbagai ajang internasional.

“Saya berharap karya seni rupa seniman berkebutuhan khusus juga bisa mendapatkan apresiasi yang sama dari masyarakat dan pecinta seni. Dan semakin banyak karya mereka mengisi ruang-ruang galeri maupun kegiatan art fair,” tutur Ina Silas.

Selain menikmati pameran seni, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai aktivitas interaktif. Seperti tote bag painting hingga social media challenge berhadiah merchandise bertema ART with HEART.

Menariknya, ART with HEART 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan 70 tahun GOBEL Mengabdi untuk Negeri. Melalui program ini, Panasonic-GOBEL menegaskan bahwa kontribusi perusahaan tidak hanya berfokus pada inovasi teknologi. Tetapi juga pada upaya menciptakan dampak sosial yang lebih luas dan berkelanjutan.

Lebih dari sekadar pameran seni, ART with HEART menjadi pengingat bahwa karya kreatif mampu melampaui keterbatasan.  Menghadirkan inspirasi, sekaligus membuka jalan menuju masyarakat yang lebih inklusif dan setara. (Hen)

Previous articlePERIKLINDO dan Dyandra Kembali Gelar PEVS 2026, Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
Next articleDari Hobi Jadi Cuan, Essentiale Tawarkan Solusi Bisnis Parfum dengan Aroma Premium