KitaBogor – Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 menjadi panggung spesial bagi talenta muda Indonesia. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Queenera Vienata Halim Lubis, model cilik berusia 10 tahun asal Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.
Siswi kelas 5 SD Sekolah Pelita Nusantara itu sukses menjalani debutnya di ajang mode bergengsi tersebut dengan penuh percaya diri. Queenera tampil mengenakan rancangan eksklusif desainer yang akrab disapa Atelier De Itja Ahmad (Kak Ica) bersama APPMI Sulawesi Selatan.
Penampilannya di atas runway langsung menarik perhatian para pecinta mode yang hadir di Indonesia Fashion Week 2026.
Perjalanan dari Kepulauan Riau ke Jakarta
Kesempatan tampil di Indonesia Fashion Week menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi Queenera. Ia mengaku pertama kali mengetahui kabar tersebut dari sang ibu.
Perjalanan dari Tanjung Pinang menuju Jakarta dijalani dengan penuh semangat demi mewujudkan impiannya berjalan di atas catwalk nasional.
Meski menjadi debutnya di Indonesia Fashion Week, Queenera sebenarnya bukan wajah baru di dunia fashion.
Pernah Tampil di Bangkok Fashion Week
Sebelum tampil di Jakarta, Queenera telah lebih dahulu mengikuti Bangkok Fashion Week 2025 di Thailand.
Pengalaman internasional tersebut membuatnya lebih siap menghadapi panggung besar, meski ia mengaku tetap merasakan rasa gugup setiap kali akan berjalan di atas runway.
Tampil Bak Putri Dongeng
Busana yang dikenakan Queenera di Indonesia Fashion Week terinspirasi dari kisah negeri dongeng.
Ia merasa tampil layaknya karakter Cinderella dengan balutan gaun panjang yang megah sehingga memberikan pengalaman berbeda dibandingkan penampilannya sebelumnya.
Namun di balik tampilannya yang elegan, Queenera juga harus menghadapi tantangan. Korset yang dikenakan terasa sangat ketat sehingga cukup membuatnya tidak nyaman. Meski demikian, ia tetap tampil profesional hingga akhir sesi peragaan busana.
Keseruan di Balik Panggung
Bagi Queenera, suasana backstage menjadi salah satu pengalaman yang paling berkesan.
Ia menggambarkan area persiapan dipenuhi kesibukan para model yang saling bergegas menuju giliran tampil. Gaun-gaun panjang membuat beberapa model, termasuk dirinya, beberapa kali saling menginjak busana.
Proses persiapan juga memakan waktu lebih dari satu jam untuk tata rias dan penataan rambut.
Menurutnya, penggunaan setting spray dan hairspray menjadi bagian paling menggelitik selama proses tersebut.
Sebelum naik ke panggung, seluruh model berdoa bersama dan saling berbincang untuk mengurangi rasa gugup.
Sang Ibu Jadi Inspirasi
Di balik keberhasilannya, Queenera mengaku sang ibu menjadi sosok yang paling banyak memberikan dukungan dan motivasi.
Baginya, sang ibu merupakan inspirasi terbesar yang selalu mendampingi setiap langkahnya di dunia modeling.
Bermimpi Tampil di Paris
Meski masih berusia 10 tahun, Queenera telah memiliki cita-cita besar.
Ia berharap suatu hari dapat tampil di panggung mode dunia di Paris, kota yang menurutnya identik dengan kemegahan industri fashion internasional.
Menurutnya, mengikuti berbagai ajang sejak usia dini menjadi cara untuk membangun mental dan rasa percaya diri agar siap menghadapi panggung yang lebih besar di masa depan.
Queenera juga berpesan kepada anak-anak yang ingin menjadi model agar tidak mudah menyerah, terus bekerja keras, dan selalu menjadi diri sendiri.
Perjalanan Queenera Vienata Halim Lubis dari Tanjung Pinang menuju Bangkok hingga akhirnya tampil di Indonesia Fashion Week 2026 menjadi bukti bahwa talenta muda dari daerah memiliki kesempatan yang sama untuk bersinar di panggung nasional maupun internasional. (Hnd)


