KitaBogor – Tak ada voting. Tak ada perlawanan.
Agus Harpa Senjaya langsung ditetapkan sebagai Ketua PBSI Kota Bekasi periode 2026–2030 secara aklamasi.
Dukungan dari 26 klub bulutangkis jadi bukti—ini bukan sekadar pemilihan, tapi mandat besar untuk perubahan.
Namun, tantangan sudah menunggu di depan mata.
Hanya tersisa sekitar enam bulan menuju Porprov Jawa Barat 2026. Waktu yang sempit ini membuat posisi Agus Harpa langsung berada di bawah tekanan.
“Ini amanah besar. Kita harus bangkit,” ujarnya.
Situasi PBSI Bekasi sebelumnya sempat mengalami dinamika. Kini, semua mata tertuju pada kepengurusan baru—apakah mampu mengembalikan kejayaan bulutangkis daerah ini?
Fasilitas sudah disiapkan. GOR berstandar nasional sudah berdiri.
Dukungan klub pun solid.
Tapi satu hal yang belum terjawab:
apakah Bekasi siap bersaing?
Di tengah ekspektasi tinggi, Agus Harpa mengajak semua pihak bersatu. Tanpa kerja sama, target hanya akan jadi wacana.
Porprov semakin dekat.
Waktu terus berjalan.
Kini publik menunggu satu hal:
hasil nyata. (Hen)


