Wednesday, 4 November 2026
Home Nasional Siswa SD Al-Amanah Baleendah Raih Character Chameleon Award di Karya Raya 2026

Siswa SD Al-Amanah Baleendah Raih Character Chameleon Award di Karya Raya 2026

0
1
Siswa SD Al-Amanah Baleendah Raih Character Chameleon Award di Karya Raya 2026

KitaBogor – Muhammad Rizky Fadhilah, siswa kelas 6 SD Al-Amanah Baleendah, Kabupaten Bandung, meraih penghargaan Character Chameleon Award dalam kompetisi mendongeng Tell-a-Tale di Karya Raya 2026. Penampilannya menarik perhatian juri melalui kemampuan menghidupkan karakter cerita dengan olah vokal, ekspresi wajah, dan gestur panggung.

Fadhil, sapaan akrabnya, tampil dalam festival kreativitas anak yang berlangsung di Jakarta. Penghargaan tersebut menjadi tambahan prestasi bagi siswa berusia 11 tahun yang telah mengikuti berbagai kompetisi mendongeng dan bercerita sejak usia dini.

Kemampuan Fadhil membawakan beragam karakter menjadi salah satu aspek yang menonjol dalam penampilannya. Ia mampu mengolah suara dan ekspresi untuk membangun suasana cerita sehingga penampilannya terasa lebih hidup di hadapan juri dan penonton.

Salah satu juri kompetisi Tell-a-Tale tahun ini adalah pendongeng nasional Gery Saleh Puraatmadja, yang dikenal sebagai Paman Gery.

Perjalanan prestasi Fadhil

Ketertarikan Fadhil pada dunia bercerita tumbuh bersama hobinya belajar dan mendongeng. Ia juga menekuni karate sebagai salah satu kegiatan di luar sekolah.

Sebelum meraih penghargaan di Karya Raya 2026, Fadhil telah mengikuti sejumlah kompetisi di tingkat daerah hingga nasional. Pada 2021, ia meraih Juara 1 Lomba Dongeng Anak Bercerita tingkat Provinsi Jawa Barat. Setahun berikutnya, ia memperoleh Juara 2 Pendongeng Cilik IOTA KIDS tingkat nasional.

Prestasi lainnya meliputi Juara 1 kompetisi Siapa Berani Dongeng IOTA KIDS tingkat Provinsi DKI Jakarta pada 2023, serta Juara 3 Storytelling Competition Indonesia Property Expo pada tahun yang sama.

Pada 2025, Fadhil meraih Juara 3 Lomba Storytelling Kategori B yang diselenggarakan Penerbit DAR! Mizan tingkat Kota Bandung. Ia kemudian memperoleh Juara 1 Lomba Pidato Bahasa Indonesia tingkat SD/MI/MD se-Kabupaten Bandung pada 2026.

Dukungan keluarga dan sekolah turut menjadi bagian dari perjalanan Fadhil dalam mengembangkan minatnya. Lingkungan yang memberi ruang bagi anak untuk berlatih dan berekspresi dapat membantu membangun keberanian serta kepercayaan diri.

Karya Raya hadirkan ruang kreativitas anak

Penghargaan yang diraih Fadhil menjadi salah satu bagian dari Karya Raya 2026, festival yang digagas bookabook.id bersama Perpustakaan Jakarta. Mengusung tema Garden of Kindness: Where Creativity Grows on You, kegiatan ini menampilkan lebih dari 2.053 buku serta karya cerita orisinal anak-anak dari berbagai daerah di Indonesia.

Rangkaian pameran buku karya penulis muda atau Young Authors berlangsung di Perpustakaan Jakarta, Taman Ismail Marzuki, pada 11 September hingga 2 Oktober 2026. Acara kemudian ditutup melalui malam penghargaan dan perayaan di Teater Jakarta pada 3 Oktober 2026.

Selain pameran buku, Karya Raya menghadirkan sejumlah kompetisi untuk anak dan remaja usia 5–18 tahun. Kategori yang diperlombakan mencakup Tell-a-Tale atau storytelling. Pengiriman karya buku oleh penulis muda, penghargaan cerita pendek dan esai, serta Readers’ Choice Award.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI, Irene Umar, turut hadir dan mengapresiasi kolaborasi yang membuka ruang bagi anak-anak untuk mengenalkan karya serta mengembangkan kreativitas sejak dini.

Kepala Unit Pengelola Perpustakaan Jakarta C PDS HB Jassin, Diki Lukman Hakim, juga menegaskan peran perpustakaan sebagai ruang terbuka untuk menampung dan merayakan karya kreatif anak.

Co-Founder Karya Raya dan bookabook.id, Ernest Junius Wiyanto, mengatakan apresiasi terhadap karya anak tidak semata-mata berkaitan dengan kemenangan dalam kompetisi, tetapi juga pembentukan identitas dan kepercayaan diri.

“Ketika coretan itu dihargai orang lain, anak mulai melihat dirinya sebagai pelukis. Ketika seorang anak menulis dan tulisannya menyentuh orang lain, anak itu melihat dirinya sebagai seorang penulis,” ujar Ernest.

Melalui Karya Raya, penyelenggara ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk menyampaikan gagasan, mengembangkan imajinasi, dan mengenalkan karya mereka kepada publik. Prestasi Fadhil menjadi salah satu contoh bagaimana kesempatan untuk tampil dan memperoleh apresiasi dapat membuka ruang bagi tumbuhnya bakat anak. (Hen)

Previous articleMie Sedaap Cup Luncurkan Goreng Pedas Dinamit, Usung Sensasi Pedas Cabe Rawit