Home Lokal Si Cerdik Balita Digelar di Kota Bogor, Orang Tua Diajak Pahami Tumbuh...

Si Cerdik Balita Digelar di Kota Bogor, Orang Tua Diajak Pahami Tumbuh Kembang Anak

0
16
Si Cerdik Balita Digelar di Kota Bogor, Orang Tua Diajak Pahami Tumbuh Kembang Anak

KitaBogor – Masa balita menjadi periode paling penting dalam proses tumbuh kembang anak. Pada fase ini, perkembangan fisik, motorik, kognitif, emosional, hingga sosial berlangsung sangat cepat sehingga membutuhkan perhatian dan pola asuh yang tepat dari orang tua.

Pesan tersebut disampaikan Ketua TP PKK Kota Bogor sekaligus Bunda PAUD Kota Bogor, Yantie Rachim, saat membuka kegiatan Sahabat Ibu Cerdas Edukasi Rawat Dukung Interaksi dan Kembang (Si Cerdik Balita) yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bogor bersama TP PKK Kota Bogor di Auditorium Gedung Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor.

Yantie Rachim menegaskan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama bagi anak untuk belajar, tumbuh, dan berkembang. Menurutnya, keberhasilan tumbuh kembang anak tidak hanya dipengaruhi faktor kesehatan dan pendidikan, tetapi juga pola asuh, perhatian, serta keterlibatan orang tua dalam kehidupan sehari-hari.

“Masa balita merupakan fase yang sangat penting karena perkembangan anak berlangsung sangat pesat. Orang tua perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai agar mampu memberikan stimulasi sesuai dengan tahapan usia anak,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pendidikan anak usia dini (PAUD) sejatinya berfokus pada pembentukan karakter dan pengembangan kemampuan dasar melalui aktivitas bermain yang menyenangkan. Karena itu, orang tua tidak perlu terlalu menekankan kemampuan akademik pada usia balita.

“Saya selalu menyosialisasikan bahwa di PAUD tidak mengejar prestasi akademik. Fase balita adalah fase terpenting dalam kehidupan anak. Pola asuh di rumah merupakan madrasah pertama bagi mereka,” kata Yantie.

Menurutnya, anak-anak justru perlu dibiasakan melakukan aktivitas sederhana yang dapat melatih kemandirian. Seperti memberi salam, makan sendiri, memakai sepatu, hingga mengenakan kaus kaki tanpa bantuan orang lain.

Yantie mengingatkan agar orang tua tidak memaksakan anak untuk duduk diam dalam waktu lama hanya demi belajar membaca dan menulis sejak usia dini.

“Jika anak dipaksa terlalu cepat belajar membaca dan menulis, masa bermainnya akan berkurang. Hal itu berpotensi menimbulkan kejenuhan ketika mereka memasuki masa belajar yang lebih serius di kemudian hari,” jelasnya.

Melalui kegiatan Si Cerdik Balita, para orang tua diharapkan semakin memahami kebutuhan tumbuh kembang anak. Sehingga mampu menjalankan fungsi pendidikan, sosialisasi, dan pemberian kasih sayang secara optimal di lingkungan keluarga.

Sementara itu, Kepala DPPKB Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, mengatakan. Bahwa kolaborasi antara DPPKB dan TP PKK Kota Bogor bertujuan membangun keluarga yang sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah.

Menurutnya, pembangunan generasi masa depan harus dimulai sejak usia dini. Dengan memperkuat peran keluarga sebagai tempat pertama anak memperoleh pendidikan dan pembentukan karakter.

“Tantangan dalam membangun generasi muda sangat besar dan harus dihadapi bersama. Semakin banyak balita dan anak-anak yang sehat, cerdas, serta berkualitas. Maka semakin siap pula kita menyongsong Generasi Emas Indonesia 2045,” ujar Marse.

Melalui edukasi yang berkelanjutan kepada orang tua, Pemerintah Kota Bogor berharap dapat menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Sehingga lahir generasi yang sehat, mandiri, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Mur)

Previous articleTransformasi Digital Kesehatan Indonesia, AI Dinilai Mampu Tingkatkan Akses Layanan hingga Daerah Terpencil
Next articlePecinta Tumbler Wajib Mampir! LocknLock Resmi Buka Pop Up Store di Plaza Ambarrukmo