KitaBogor – Tim Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia di bawah kepemimpinan Todotua Pasaribu menghadirkan Rumah Indonesia di Nagoya, Jepang, sebagai pusat koordinasi sekaligus ruang kebersamaan untuk mendukung perjuangan atlet Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Rumah Indonesia menjadi tempat berkumpul bagi kontingen, diaspora, pelajar, pekerja, dan komunitas Indonesia di Jepang untuk memberikan dukungan kepada para atlet yang membawa nama Merah Putih di ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.
Kehadiran Rumah Indonesia semakin bermakna di tengah capaian kontingen Indonesia yang telah melampaui target perolehan medali. Hingga 1 Oktober 2026, Indonesia telah mengoleksi 5 medali emas, 8 perak, dan 21 perunggu.
Chef de Mission Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu, mengapresiasi perjuangan para atlet sekaligus menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan bagi seluruh kontingen.
“Medali-medali ini merupakan buah kerja keras atlet, pelatih, dan seluruh tim yang berjuang sampai titik terakhir. Kami ingin momentum kebanggaan ini menggerakkan semakin banyak masyarakat untuk mendukung seluruh atlet Indonesia,” ujar Todotua.
Menurutnya, Rumah Indonesia diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul dan memberikan energi positif kepada para atlet selama menjalani pertandingan di Jepang.
Pusat Koordinasi dan Kebersamaan
Rumah Indonesia beroperasi selama penyelenggaraan Asian Games Aichi-Nagoya 2026, yakni 19 September hingga 4 Oktober 2026, dengan jam operasional pukul 10.00–20.00 waktu setempat.
Berlokasi di kawasan Sakaemachi, Nagoya, fasilitas tersebut digunakan sebagai pusat koordinasi kontingen. Rumah Indonesia dilengkapi ruang rapat, area beristirahat, serta sajian kuliner khas Nusantara.
Selain mendukung kebutuhan kontingen, Rumah Indonesia juga terbuka bagi diaspora dan komunitas Indonesia. Masyarakat dapat berkunjung untuk menyaksikan pertandingan bersama, bertemu atlet, menikmati kuliner Indonesia. Serta mendapatkan informasi mengenai berbagai kegiatan Asian Games 2026.
Rumah Indonesia telah diresmikan pada 19 September 2026 oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir bersama CdM Todotua Pasaribu. Duta Besar RI untuk Jepang Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir, dan Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari.
Kehadiran fasilitas tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat diplomasi olahraga Indonesia di tingkat internasional.
Ajak Diaspora Dukung Atlet
Melalui kampanye “Dukung Indonesia dari Rumah Indonesia”, tim CdM mengajak masyarakat Indonesia di Jepang. Untuk menjadi bagian dari perjalanan kontingen selama Asian Games 2026.
Diaspora, pelajar, pekerja, dan komunitas Indonesia di Jepang diharapkan dapat hadir memberikan dukungan secara langsung sehingga para atlet tetap merasakan kedekatan dengan Tanah Air meski bertanding jauh dari Indonesia.
Kehadiran para pendukung juga menjadi bentuk apresiasi terhadap kerja keras atlet sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat Indonesia di Jepang.
“Kami ingin para atlet merasakan bahwa mereka memiliki keluarga besar yang selalu mendukung perjuangan mereka. Melalui Rumah Indonesia, kami mengajak diaspora, pelajar, pekerja, dan seluruh masyarakat Indonesia di Jepang untuk berkumpul dan memberikan dukungan,” kata Todotua.
Ia mengajak masyarakat untuk terus mengawal perjuangan para atlet hingga berakhirnya Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
“ Mari kita rayakan kebanggaan ini dengan terus mengawal perjuangan para atlet di Rumah Indonesia,” tambahnya. (Mur)


