RI dan Arab Saudi Perluas Kolaborasi Ekonomi Kreatif dari Film hingga IP

0
4
RI dan Arab Saudi Perluas Kolaborasi Ekonomi Kreatif dari Film hingga IP

KitaBogorKementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Ekraf) menggelar pertemuan bilateral dengan Kementerian Kebudayaan Arab Saudi untuk membahas penguatan kerja sama di sektor ekonomi kreatif berbasis budaya dan inovasi.

Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Arab Saudi telah terjalin erat tidak hanya dalam aspek diplomasi formal, tetapi juga melalui nilai sejarah, spiritual, dan hubungan masyarakat yang telah berlangsung lama.

“Hubungan Indonesia dan Arab Saudi melampaui diplomasi formal. Ini adalah hubungan yang berakar pada nilai spiritual dan persaudaraan lintas generasi,” ujarnya dalam pertemuan yang digelar di Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa ekonomi kreatif kini menjadi salah satu sektor strategis dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Dengan 17 subsektor yang terus berkembang, Indonesia melihat peluang besar. Untuk menciptakan nilai ekonomi baru melalui kolaborasi budaya dan inovasi modern.

Dalam pertemuan tersebut, kedua negara membahas berbagai peluang kerja sama strategis. Mulai dari partisipasi dalam World Expo, penguatan ekosistem haji dan umrah melalui produk kreatif, hingga pertukaran talenta, teknologi, dan perlindungan kekayaan intelektual. Kolaborasi juga direncanakan dalam penyelenggaraan Konferensi Dunia Ekonomi Kreatif 2026 di Jakarta.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Arab Saudi, Pangeran Badr bin Abdullah bin Farhan Al Saud, menyampaikan apresiasi atas sambutan Indonesia. Dan menegaskan komitmen untuk memperluas kolaborasi lintas sektor kreatif.

Arab Saudi membuka peluang kerja sama di sektor film, fesyen, gim, serta pengembangan talenta kreatif. Negara tersebut juga menawarkan dukungan insentif produksi film hingga 60–65 persen. Serta penguatan ekosistem kekayaan intelektual melalui lembaga khusus industri kreatif.

Selain itu, program “Saudi 100 Brands” dan inisiatif fesyen berkelanjutan turut menjadi bagian dari pengembangan industri kreatif. Termasuk produk ramah lingkungan seperti ihram berkelanjutan.

Pertemuan ini diharapkan memperkuat posisi Indonesia dan Arab Saudi sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif global yang inklusif dan berkelanjutan. (Mur)

Previous articlePemkot Bogor Genjot Revitalisasi GOR Pajajaran, Target Jadi Kawasan Olahraga Berstandar Internasional
Next articleSatria Muda Rombak Skuad! Chad Brown dan Jordan Ivy-Curry Resmi Berpisah