KitaBogor – Rudy Susmanto menerima audiensi bersama Presidium Bogor Barat dan Bogor Timur untuk membahas progres pembangunan pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat dan timur Kabupaten Bogor.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.
Dalam diskusi itu, Rudy Susmanto menjelaskan bahwa Pemkab Bogor bersama DPRD telah menyiapkan tahapan pembangunan secara bertahap mulai tahun 2025 hingga proyeksi pengembangan pada 2027 mendatang.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya berbicara soal anggaran atau program pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan keterlibatan masyarakat.
“Program yang kami siapkan sepenuhnya merupakan aspirasi masyarakat Kabupaten Bogor. Keberhasilan pembangunan harus dibangun bersama-sama,” ujar Rudy Susmanto.
Untuk tahun 2026, Pemkab Bogor memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah timur dan barat. Di wilayah timur, proses land clearing pusat pertumbuhan ekonomi baru di Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur telah selesai dilakukan.
Pemerintah daerah juga akan melanjutkan pembangunan jalan Transyogi menuju Sukaresmi yang anggarannya telah mendapat persetujuan DPRD Kabupaten Bogor.
Sementara itu, di wilayah barat, fokus pembangunan diarahkan pada peningkatan konektivitas dan dukungan terhadap program strategis nasional. Beberapa program yang menjadi prioritas antara lain pembangunan Sport Center Rancabungur, groundbreaking proyek PSEL, hingga penuntasan sejumlah ruas jalan di kawasan Malasari, Rumpin, dan Parung Panjang.
Rudy Susmanto menegaskan bahwa konsep pembangunan yang dijalankan bukanlah pemekaran wilayah, melainkan pembentukan pusat pertumbuhan ekonomi baru agar pelayanan publik semakin dekat dengan masyarakat.
“Kami mengikuti kebijakan pemerintah pusat terkait moratorium pemekaran wilayah. Karena itu yang dibangun adalah pusat pertumbuhan ekonomi baru,” jelasnya.
Pusat pertumbuhan ekonomi wilayah timur direncanakan berada di Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur. Sedangkan wilayah barat direncanakan berada di Kecamatan Cibungbulang di atas lahan milik PTPN yang saat ini masih dalam proses administrasi.
Selain itu, Rudy Susmanto memastikan pembangunan jalan Rancabungur–Leuwiliang juga terus berjalan dan kini memasuki tahapan lanjutan bersama BPN. (Mur)


