Polytron Bikin Motor Listrik Makin Kalcer, Gen Z Bisa Desain FOX 200 Sendiri

0
2
Polytron Bikin Motor Listrik Makin Kalcer, Gen Z Bisa Desain FOX 200 Sendiri

KitaBogorMotor listrik kini bukan lagi sekadar alat transportasi, tetapi mulai menjadi bagian dari gaya hidup anak muda yang ingin tampil beda dan lebih ekspresif. Melihat tren tersebut, Polytron resmi menghadirkan Polytron Fox Berkreasik Design Competition, kompetisi desain kreatif yang mengajak pelajar dan mahasiswa Indonesia menuangkan ide mereka langsung pada bodi motor listrik Polytron Fox 200.

Kompetisi ini hadir dengan konsep yang berbeda. Bukan hanya sekadar lomba desain, pemenang utama nantinya akan membawa pulang satu unit FOX 200 eksklusif. Yang diproduksi menggunakan desain orisinal karya mereka sendiri.

Menurut Head of Group Product EV 2W Polytron, Ilman Fachrian Fadly, pendekatan ini dilakukan agar kendaraan listrik semakin dekat dengan kultur anak muda masa kini.

“Motor listrik bukan sekadar kendaraan ramah lingkungan, tetapi juga bisa menjadi bagian dari identitas personal yang stylish dan kalcer,” ujarnya.

Fenomena ini sejalan dengan survei Lokadata yang menyebut sekitar 75 persen Gen Z dan milenial memiliki minat beralih ke kendaraan listrik dalam lima tahun ke depan. Menariknya, faktor harga justru bukan alasan utama mereka belum membeli kendaraan listrik.

Melalui kompetisi ini, FOX 200 diposisikan sebagai “kanvas berjalan” yang bisa merepresentasikan kreativitas penggunanya. Para peserta juga akan mendapatkan kesempatan mengikuti workshop kreatif bersama visual artist Hard13 yang dikenal dengan gaya seni kontemporernya.

Selain Hard13, proses kurasi karya juga melibatkan Adega sebagai salah satu pegiat budaya kalcer otomotif.

Kompetisi ini dibuka untuk pelajar dan mahasiswa usia 17–25 tahun di seluruh Indonesia. Periode pengumpulan karya berlangsung hingga 18 Mei 2026 secara daring.

Selain hadiah utama berupa motor listrik custom hasil desain sendiri. Peserta juga berkesempatan memenangkan laptop, monitor gaming, hingga voucher belanja jutaan rupiah.

Melalui kompetisi ini, Polytron ingin menunjukkan bahwa transisi menuju kendaraan listrik bisa dilakukan dengan cara yang lebih kreatif. Dekat dengan budaya anak muda, dan tetap stylish. (Mur)

Previous articleDekat dari Bogor! Aston Priority Simatupang Rayakan HUT ke-11 dengan Promo Staycation Murah
Next articleBogor Run 2026 Siap Digelar, 4.100 Pelari Ramaikan Event Lari Tahunan di Sentul