KitaBogor – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan bahwa kebiasaan makan anak sejak usia dini memiliki peran penting dalam menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Hal ini disampaikan melalui kegiatan B2SA Goes To School (BGtS) yang digelar bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bogor di SDN Ciranjang, Senin (20/4/2026).
Direktur Penganekaragaman Konsumsi Pangan Bapanas, Rinna Syawal, menjelaskan bahwa generasi muda merupakan aset bangsa yang perlu dipersiapkan sejak dini, salah satunya melalui pembiasaan pola konsumsi pangan sehat.
Menurutnya, konsep Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) menjadi kunci dalam membangun generasi yang sehat, aktif, dan produktif. Program edukasi ini juga dinilai sebagai langkah strategis untuk mencegah berbagai permasalahan gizi pada anak.
“Pola makan sehat bukan sekadar kebutuhan, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan anak dan bangsa,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemahaman mengenai pentingnya makanan bergizi harus ditanamkan sejak usia sekolah. Karena apa yang dikonsumsi anak akan berdampak langsung pada tumbuh kembang, kecerdasan, hingga produktivitas mereka di masa mendatang.
Rinna juga menekankan bahwa peran keluarga dan lingkungan sekolah sangat penting dalam membentuk kebiasaan makan yang sehat. Edukasi ini diharapkan tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di rumah.
Selain itu, Bapanas turut mendorong pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber gizi yang berkualitas dan mudah dijangkau. Ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal dan mengonsumsi pangan lokal sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bogor, Dody Ahdiat, menyebut masa anak-anak sebagai fase krusial dalam membentuk kebiasaan makan yang baik. Ia menilai edukasi sejak dini sangat penting agar anak memahami jenis makanan yang dikonsumsi dan dampaknya terhadap pertumbuhan.
“Anak-anak perlu dibimbing dalam memilih makanan agar asupan gizinya mendukung tumbuh kembang secara optimal,” katanya.
Apresiasi juga disampaikan Kepala SDN Ciranjang Kota Bogor, Nurdin Rohendi. Ia menilai program BGtS memberikan manfaat nyata bagi siswa dalam memahami pentingnya pola makan sehat.
“Kegiatan ini sangat edukatif dan bermanfaat. Kami berkomitmen untuk melanjutkan edukasi pola makan sehat dalam proses pembelajaran ke depan,” ujarnya. (Hen)


