Friday, 18 September 2026
Home Lifestyle Motor Listrik Terpapar Abu Vulkanik? Polytron Bagikan Cara Membersihkannya

Motor Listrik Terpapar Abu Vulkanik? Polytron Bagikan Cara Membersihkannya

0
4
Motor Listrik Terpapar Abu Vulkanik? Polytron Bagikan Cara Membersihkannya

KitaBogor – Dua pekan setelah peningkatan aktivitas dan paparan abu vulkanik di sejumlah wilayah, perhatian masyarakat tidak hanya tertuju pada kondisi kesehatan, tetapi juga keamanan kendaraan yang terdampak. Bagi pengguna motor listrik, kondisi baterai dan sistem kelistrikan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan setelah kendaraan terpapar abu vulkanik.

Menjawab kekhawatiran tersebut, Polytron memastikan lini motor listriknya dirancang dengan standar keamanan yang tinggi. Polytron juga membagikan sejumlah langkah perawatan yang dapat dilakukan pengguna untuk membersihkan kendaraan dari sisa abu vulkanik dan menjaga kondisinya tetap optimal.

“Kami segenap keluarga besar Polytron turut prihatin dan bersimpati atas musibah erupsi yang menimpa masyarakat di wilayah terdampak. Kami berharap kondisi lingkungan dan aktivitas warga dapat segera pulih sepenuhnya. Di masa pemulihan ini, kami juga memahami kekhawatiran pengguna terhadap kondisi motor listrik mereka pasca terpapar debu vulkanik. Namun, pengguna tidak perlu panik. Sistem kelistrikan dan baterai kami telah dirancang dengan proteksi maksimal. Dengan perawatan yang benar untuk membersihkan sisa debu tersebut, motor akan tetap aman dan awet digunakan,” ujar Head of Group Product EV 2-Wheels Polytron, Ilman Fachrian Fadly.

Polytron menyampaikan sejumlah fakta mengenai fitur perlindungan baterai sekaligus langkah perawatan yang dapat menjadi perhatian pengguna setelah kendaraan terkena hujan abu.

Baterai IP67 dan Casing Aluminium

Pengguna motor listrik Polytron, khususnya lini Fox Electric seperti Fox 350, dibekali baterai dengan sertifikasi IP67. Perlindungan tersebut dirancang untuk membantu melindungi baterai dari paparan debu dan air sesuai ketentuan sertifikasinya.

Selain itu, baterai dilindungi casing berbahan aluminium yang kokoh. Fitur perlindungan tersebut menjadi bagian dari rancangan baterai untuk menjaga komponen di dalamnya dari kondisi lingkungan eksternal.

Meski demikian, setelah kendaraan terpapar abu vulkanik, pengguna tetap disarankan melakukan pembersihan dengan cara yang tepat dan tidak mengabaikan kondisi kendaraan.

Hindari Berkendara Saat Abu Masih Tebal

Abu vulkanik yang menumpuk di jalan dapat memengaruhi kondisi berkendara. Permukaan jalan yang tertutup abu berpotensi menjadi lebih licin, sementara partikel debu yang beterbangan juga dapat mengganggu jarak pandang dan pernapasan.

Karena itu, pengguna disarankan mengutamakan keselamatan dan menghindari berkendara apabila kondisi jalan masih dipenuhi abu vulkanik tebal.

Jika perjalanan memang harus dilakukan, penggunaan masker dan helm full-face dapat membantu memberikan perlindungan tambahan dari paparan debu.

Bilas dengan Air Bertekanan Rendah

Sisa abu vulkanik yang menempel pada bodi motor sebaiknya tidak langsung dilap ketika permukaan masih kering. Partikel abu yang kasar berpotensi menimbulkan goresan pada permukaan cat ketika digosok.

Sebagai langkah awal, pengguna dapat mengguyur bagian kendaraan yang terkena abu menggunakan air mengalir dengan tekanan rendah. Biarkan air membantu meluruhkan partikel debu dari permukaan kendaraan sebelum proses pencucian dilanjutkan menggunakan sabun khusus kendaraan.

Langkah tersebut dapat membantu mengurangi risiko partikel abu tergesek langsung pada permukaan bodi saat dibersihkan.

Dengan perawatan yang tepat setelah kendaraan terpapar abu vulkanik, pengguna dapat membantu menjaga kondisi motor listrik tetap bersih dan terawat.

Polytron juga mengingatkan pengguna untuk tetap mengutamakan keselamatan serta memperhatikan kondisi lingkungan sebelum kembali menggunakan kendaraan dalam aktivitas sehari-hari. (Mur)

Previous articleRajata Hakim dan 150 Wajah yang Tak Bisa Dijelaskan: Ketika Melihat Belum Tentu Berarti Mengenal
Next articleAkun Instagram Denny Sumargo Dipenuhi Curhat Nyesek Penonton “Baby Udon”: “Abang Bikin Kami Mau Berjuang Lagi”