KitaBogor – Korea Selatan menunjukkan karakter kuat saat membalikkan keadaan untuk mengalahkan Republik Ceko dengan skor 2-1 dalam lanjutan fase grup Piala Dunia 2026. Sempat tertinggal hingga pertengahan babak kedua, Taeguk Warriors bangkit pada menit-menit akhir untuk mengamankan tiga poin penting di Estadio Akron, Guadalajara.
Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil cukup hati-hati. Duel lebih banyak terjadi di lini tengah dan membuat peluang berbahaya sulit tercipta. Tempo permainan cenderung lambat dengan minim ancaman nyata ke gawang masing-masing hingga memasuki babak kedua.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-60. Berawal dari lemparan jauh Vladimír Coufal ke dalam kotak penalti, Ladislav Krejčí berhasil memenangkan duel udara dan menanduk bola ke gawang Korea Selatan. Gol tersebut membawa Ceko unggul 1-0 sekaligus membangkitkan harapan mereka untuk meraih kemenangan penting.
Momentum tampak semakin berpihak kepada Ceko ketika Tomáš Souček sempat menjebol gawang Korea Selatan pada menit ke-76. Namun, selebrasi para pemain dan pendukung Ceko harus terhenti setelah wasit menganulir gol tersebut karena posisi offside.
Keputusan itu menjadi titik balik pertandingan.
Korea Selatan yang sebelumnya kesulitan menembus pertahanan lawan mulai meningkatkan intensitas serangan. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil saat In-Beom Hwang melepaskan penyelesaian akurat yang tidak mampu dijangkau kiper Ceko untuk menyamakan kedudukan.
Gol penyeimbang tersebut mengubah jalannya laga secara drastis. Korea Selatan tampil semakin percaya diri, sementara Ceko mulai kehilangan kendali atas ritme permainan.
Saat pertandingan memasuki menit-menit krusial, Hwang kembali memainkan peran penting. Gelandang Feyenoord itu mengirimkan umpan matang yang diselesaikan dengan sempurna oleh Oh Hyeon-Gyu. Penyerang yang baru masuk dari bangku cadangan tersebut sukses mencetak gol kemenangan hanya 10 menit setelah menginjak lapangan.
Ceko berusaha membalas pada sisa waktu yang tersedia. Namun, Korea Selatan memiliki Seung-Gyu Kim yang tampil gemilang di bawah mistar. Sang kiper melakukan sejumlah penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang lawan dan menjaga keunggulan timnya hingga akhir pertandingan.
Peluit panjang yang berbunyi menjadi penanda sempurna bagi comeback Korea Selatan. Dari posisi tertinggal, mereka mampu menunjukkan mentalitas dan ketangguhan untuk membalikkan keadaan di panggung terbesar sepak bola dunia.
Sebaliknya, Ceko harus menelan kekecewaan mendalam. Gol yang dianulir pada menit ke-76 menjadi momen yang mengubah segalanya, mengubah peluang meraih kemenangan menjadi kekalahan yang menyakitkan.
Hasil ini menjaga peluang Korea Selatan tetap terbuka dalam persaingan Grup A Piala Dunia 2026. Selanjutnya mereka akan menghadapi Meksiko dalam laga yang berpotensi menentukan posisi puncak klasemen, sementara Ceko wajib bangkit saat berjumpa Afrika Selatan demi menjaga asa melaju ke babak berikutnya. (Acilo)


