KitaBogor – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat, Jovan Latuconsina, menegaskan bahwa kegiatan Pendidikan Politik (Dikpol) yang digelar DPC Partai Demokrat Kabupaten Cianjur harus menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi dan kapasitas kader dalam menghadapi dinamika politik ke depan.
Pernyataan tersebut disampaikan Jovan melalui pesan video yang diputar dalam kegiatan Pendidikan Politik bertema “Soliditas Tanpa Batas, PAC dan Ranting Merawat Kesetiaan, Menjaga Rumah Bersama Demokrat” di Gedung Wanita Bale Rancage, Kabupaten Cianjur, Senin (14/7/2026).
Menurut Jovan, pendidikan politik bukan sekadar agenda organisasi, melainkan sarana strategis untuk membangun kader yang memiliki pemahaman politik yang kuat serta berpegang teguh pada nilai-nilai perjuangan Partai Demokrat.
“Pendidikan politik harus menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi kader, meningkatkan kapasitas, serta memperdalam pemahaman politik yang berlandaskan nilai-nilai perjuangan Partai Demokrat,” ujarnya.
Jovan menekankan bahwa kader Partai Demokrat harus terus hadir di tengah masyarakat. Mereka dituntut untuk mendengarkan aspirasi rakyat, menjaga soliditas organisasi, serta menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Menurutnya, kehadiran kader di tengah masyarakat menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat posisi Partai Demokrat sebagai partai yang berpihak kepada rakyat.
Ia juga menilai pendidikan politik memiliki peran penting dalam memperkuat komitmen, loyalitas, dan semangat pengabdian seluruh kader. Hal tersebut dinilai menjadi bekal penting dalam menghadapi berbagai tantangan politik yang semakin dinamis.
“Melalui pendidikan politik, seluruh kader diharapkan semakin solid, memiliki komitmen yang kuat, serta siap mengabdi dan memperjuangkan kepentingan masyarakat di berbagai tingkatan,” katanya.
Jovan berharap semangat kebersamaan dan loyalitas yang terus dipupuk melalui kegiatan pendidikan politik mampu menjadi modal utama bagi Partai Demokrat dalam memperkuat organisasi serta menghadapi agenda-agenda politik di masa mendatang. (Mur)


