Saturday, 7 November 2026
Home Lokal Hari Wayang Nasional di Bogor Jadi Momentum Lestarikan Budaya Sunda

Hari Wayang Nasional di Bogor Jadi Momentum Lestarikan Budaya Sunda

0
4
Hari Wayang Nasional di Bogor Jadi Momentum Lestarikan Budaya Sunda

KitaBogor – Peringatan Hari Wayang Nasional di Kota Bogor menjadi momentum untuk memperkuat upaya pelestarian budaya Sunda. Kecintaan terhadap produk lokal hingga keberadaan pertunjukan wayang dinilai dapat menjadi bagian dari upaya menjaga identitas budaya daerah.

Pedagang kaos Sunda, Deris Setiawan, mengatakan masyarakat perlu kembali mengenal dan menghargai identitas budayanya. Menurut dia, kecintaan terhadap produk lokal dapat menjadi salah satu bentuk sederhana dalam menjaga kebanggaan terhadap budaya Sunda.

“Menurut saya, saat ini penting bagi masyarakat Sunda untuk kembali mengenal dan mencintai jati dirinya. Salah satu caranya adalah dengan mencintai produk-produk Sunda, karena melalui produk lokal kita turut menjaga identitas dan kebanggaan terhadap budaya sendiri,” ujar Deris.

Upaya memperkenalkan budaya Sunda juga terlihat dalam pagelaran wayang golek dan wayang kulit bertajuk Dinasti Sunandar di Plaza Balai Kota Bogor, Jumat (6/11/2026).

Pertunjukan tersebut mengangkat lakon Karna Tanding dan melibatkan keluarga seniman Sunandar, yakni Yogaswara, Dadan, Bhatara Sena, dan Lana Sunandar.

Kegiatan tersebut turut dimeriahkan sejumlah bintang tamu, di antaranya Sule dan Nunung. Sementara Kiki Juliar tampil sebagai sinden dalam pertunjukan.

Kehadiran para seniman dan tokoh hiburan membuat pertunjukan seni tradisional tersebut menarik perhatian masyarakat. Pagelaran wayang sekaligus menjadi ruang pertemuan antara kesenian tradisional dengan masyarakat perkotaan.

Warga Bogor, Iwan Setiawan, mengatakan pertunjukan seperti wayang golek perlu terus dilakukan. Agar kesenian daerah tidak kehilangan tempat di tengah perubahan zaman.

“Pelestarian budaya harus terus dilakukan agar kesenian dan tradisi Sunda tidak hilang di tengah perkembangan zaman. Pagelaran seperti wayang golek ini menjadi salah satu cara mengenalkan budaya kepada generasi muda sekaligus mengajak masyarakat untuk ikut menjaga warisan leluhur,” kata Iwan.

Menurut Iwan, pertunjukan seni tradisional juga dapat menjadi media pembelajaran budaya bagi masyarakat, terutama anak-anak dan generasi muda.

Pelestarian tersebut, lanjutnya, tidak cukup dilakukan melalui kegiatan seremonial. Kesempatan bagi masyarakat untuk menyaksikan dan mengenal kesenian tradisional secara langsung juga perlu diperbanyak.

Peringatan Hari Wayang Nasional di Kota Bogor akhirnya tidak hanya menjadi ruang pertunjukan seni, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga identitas budaya Sunda. Kegiatan serupa diharapkan terus hadir agar wayang golek dan kesenian tradisional lainnya tetap berkembang di tengah perubahan budaya dan hiburan modern. (Mur)

Previous articleLewat SaveBloom, Pelajar SMA Cita Hati East Ajak Anak Belajar Mengelola Uang
Next articleChemistry Mawar de Jongh dan Ardit Erwandha Bikin Penasaran di People Pleaser