Monday, 28 September 2026
Home Lokal FMP 2026 Tanam Pohon Alpukat di Masjid Al Kautsar, Dorong Lingkungan Hijau...

FMP 2026 Tanam Pohon Alpukat di Masjid Al Kautsar, Dorong Lingkungan Hijau dan Kemandirian Ekonomi

0
2
FMP 2026 Tanam Pohon Alpukat di Masjid Al Kautsar, Dorong Lingkungan Hijau dan Kemandirian Ekonomi

KitaBogor – Sebuah bibit pohon alpukat ditanam di halaman Masjid Al Kautsar Bogor Raya, Kecamatan Bogor Timur, Minggu (27/9/2026). Penanaman dilakukan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama jajaran panitia Festival Merah Putih (FMP) 2026.

Bukan sekadar menanam pohon, kegiatan tersebut menjadi bagian dari Gerakan Wakaf Pohon Alpukat, sebuah gerakan yang membawa pesan tentang kepedulian lingkungan sekaligus harapan agar rumah ibadah dapat ikut menjadi ruang yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Pohon alpukat yang ditanam di lingkungan masjid diharapkan dapat tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. Gagasan tersebut sekaligus diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi di lingkungan rumah ibadah dan fasilitas sosial.

“Apresiasi bagi pelaksana FMP 2026 yang sudah menginisiasi kegiatan penanaman bibit pohon alpukat. Ini juga menjadi usaha melestarikan lingkungan,” kata Dedie Rachim.

Harap Menyebar ke Masjid Lain

Dedie mengatakan Kota Bogor memiliki sekitar 1.500 masjid. Jumlah tersebut menurutnya menjadi potensi besar untuk mengembangkan gerakan serupa di berbagai wilayah.

Ia berharap apa yang dilakukan di Masjid Al Kautsar dapat menjadi contoh yang kemudian diterapkan di masjid-masjid lainnya.

“Tidak menutup kemungkinan penanaman bibit pohon alpukat ini juga dilaksanakan di 1.500 masjid lainnya. Selain melestarikan lingkungan, nantinya juga dapat memberikan kemanfaatan secara ekonomi bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Jika gerakan tersebut berkembang, keberadaan pohon di lingkungan masjid bukan hanya menghadirkan ruang hijau, tetapi juga dapat menjadi bagian dari kegiatan produktif yang manfaatnya dirasakan masyarakat.

Pesan yang dibawa pun cukup sederhana: merawat lingkungan dapat berjalan beriringan dengan membangun kemandirian dan kebermanfaatan bagi sekitar.

Dikaitkan dengan Pengembangan Bogor Timur

Dalam kesempatan tersebut, Dedie juga menyampaikan sejumlah rencana pengembangan wilayah Kecamatan Bogor Timur.

Beberapa di antaranya berkaitan dengan pembangunan sarana olahraga serta sejumlah kantor pelayanan yang menjadi bagian dari rencana pengembangan pusat pemerintahan Kota Bogor ke depan.

Dedie juga menjelaskan sejumlah langkah pemerintah dalam pengelolaan sampah. Salah satunya melalui pembangunan Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 di Cibungbulang, Kabupaten Bogor, serta PSEL Kayumanis di Kecamatan Tanah Sareal.

Pengelolaan sampah menjadi energi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong Kota Bogor menuju konsep kota hijau atau green city.

Pohon yang Diharapkan Menjadi Amal Jariah

Bagi pengelola Masjid Al Kautsar, penanaman pohon alpukat juga memiliki makna spiritual.

Perwakilan DKM Al Kautsar, Pujo, berharap pohon yang ditanam dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi banyak orang.

“Selama pohon ini memberikan kemanfaatan akan jadi amal jariah semua pihak yang memiliki ide, menanam, dan merawatnya,” kata Pujo.

Harapan tersebut membuat Gerakan Wakaf Pohon Alpukat tidak berhenti pada seremoni penanaman. Ada tanggung jawab untuk merawat pohon hingga tumbuh dan memberikan manfaat.

Dari satu bibit di halaman masjid, gerakan ini diharapkan dapat berkembang menjadi lebih banyak pohon, lebih banyak ruang hijau, sekaligus menghadirkan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat Kota Bogor. (Mur)

Previous articlePuncak World Rabies Day 2026 Digelar di Bogor, Edukasi dan Vaksinasi Jadi Langkah Cegah Rabies