KitaBogor – Di tengah derasnya arus digitalisasi yang kini memengaruhi kehidupan anak-anak sejak usia dini, Sekolah Islam Ibnu Hajar memilih menghadirkan pendekatan berbeda dalam mendidik para siswanya.
Lewat kegiatan Gelar Karya yang digelar pada Senin (11/5/2026), para siswa dan siswi Sekolah Dasar Ibnu Hajar diberi ruang. Untuk menampilkan beragam kesenian khas Nusantara sekaligus belajar mengekspresikan diri dengan percaya diri.
Suasana penuh semangat dan warna budaya terasa saat kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Jenal Mutaqin yang hadir bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor dan keluarga besar Sekolah Islam Ibnu Hajar.
Dalam sambutannya, Jenal Mutaqin memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya sekolah dalam membangun karakter anak di tengah tantangan era digital.
“Saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya untuk Sekolah Islam Ibnu Hajar. Di tengah tsunami digitalisasi dan segala bentuk misinformasi, Ibnu Hajar berhasil memberikan pendidikan yang menjadi filter bagi siswa,” ujar Jenal.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya soal akademik, tetapi juga bagaimana anak-anak memahami nilai budaya, etika, dan karakter bangsa agar tidak mudah tergerus perkembangan zaman.
Melalui Gelar Karya ini, siswa-siswi tidak hanya belajar tampil di depan umum, tetapi juga dikenalkan kembali pada kekayaan budaya Indonesia yang perlu dijaga sejak dini.
Selain soal budaya, Jenal Mutaqin juga mengingatkan pentingnya membiasakan hidup bersih kepada anak-anak sebagai bagian dari pendidikan karakter.
Ia menyebut Pemkot Bogor saat ini terus mengawal program ASRI yang berfokus pada kebersihan, kerapihan, dan keindahan kota. Karena itu, pendidikan mengenai kebersihan harus dimulai dari lingkungan rumah dan sekolah.
“Untuk bagaimana menjaga kebersihan di skala rumah dulu saja. Maka program yang hari ini dilakukan sangat matching dengan apa yang diharapkan dari program pemerintah,” katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Sekolah Islam Ibnu Hajar, Husnan mengatakan bahwa Gelar Karya menjadi bentuk apresiasi atas proses belajar dan perkembangan para siswa.
Menurutnya, kegiatan ini juga penting untuk membangun rasa percaya diri anak agar mereka mampu tumbuh dan berkembang secara optimal.
“Terutama apresiasi atas proses yang selama ini dilakukan oleh siswa. Juga memberikan rasa percaya diri bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang,” ujar Husnan.
Ia berharap kontribusi Sekolah Islam Ibnu Hajar dapat ikut mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan indeks pembangunan manusia di Kota Bogor. (Mur)


