KitaBogor – Memasuki dua dekade perjalanan, Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2027 kembali membawa semangat kolaborasi untuk memperkuat ekosistem diving dan outdoor adventure di Indonesia.
Mengusung tema “Twenty Years of Deep Collaboration”, DXI 2027 akan berlangsung pada 15–18 April 2027 di Hall B, Jakarta International Convention Center (JICC).
Diselenggarakan oleh Dyandra Event Solutions, DXI 2027 tidak hanya diarahkan sebagai pameran selama empat hari. Penyelenggara ingin memperluas peran DXI sebagai ruang yang mempertemukan brand, komunitas, industri, destinasi, dan berbagai pelaku kegiatan adventure sepanjang tahun.
Perjalanan DXI sendiri dimulai pada 2007 dengan fokus pada dunia diving. Seiring perkembangannya, cakupan kegiatan meluas hingga mencakup marine, outdoor adventure, lifestyle, komunitas, serta industri pendukung.
Memasuki penyelenggaraan 2027, fokus kembali diperkuat pada diving dan outdoor adventure, dengan berbagai program interaktif untuk memberikan pengalaman yang lebih luas kepada pengunjung.
Dua Dekade Perjalanan DXI
Founder Deep and Extreme Indonesia (DXI), Dharmawan Sutanto, mengatakan. Perjalanan selama dua dekade tidak terlepas dari kontribusi berbagai pihak yang ikut membangun ekosistem DXI.
“Selama dua dekade, DXI telah dibentuk oleh orang-orang yang membawa keahlian, gagasan, energi, dan kepercayaan mereka ke dalam satu ruang. Ada mitra yang mendukung sejak awal, komunitas yang terus menghidupkan kegiatan, dan generasi baru yang datang dengan cara pandang yang segar,” ujar Dharmawan.
Menurutnya, tema “Twenty Years of Deep Collaboration” menjadi ajakan untuk menjadikan DXI sebagai ruang bertemunya ide dan peluang, sekaligus membuka kemungkinan kolaborasi baru.
“Setiap kontribusi memiliki tempat dalam perjalanan DXI. Karena itu, saya berharap tema tahun ini dapat menjadi sebuah ajakan untuk menggunakan DXI 2027 sebagai ruang untuk mempertemukan ide dengan kesempatan, memperkuat kerja sama yang telah terjalin, sekaligus memulai kolaborasi baru yang mungkin belum pernah kita bayangkan sebelumnya,” lanjutnya.
Tak Hanya Empat Hari
Project Manager DXI 2027, Irfant Rifani, mengatakan penyelenggaraan tahun depan diarahkan untuk membangun ekosistem yang tetap aktif di luar periode pameran.
“Di tahun 2027, ini merupakan sebuah momentum karena 2027 bertepatan dengan 20 tahunnya DXI, kami ingin mencoba melakukan kolaborasi yang lebih dalam lagi. Tidak sekadar hanya menjadi sebuah ajang eksibisi empat hari, tapi menjadi sebuah ajang ekosistem 365 hari ke depan,” kata Irfant.
Salah satu langkah yang mulai dikembangkan adalah DXI Adventure Hub. Platform digital ini ditujukan sebagai ruang informasi, promosi, dan komunikasi bagi para stakeholder dalam ekosistem adventure.
Melalui platform tersebut, berbagai aktivitas dapat terhubung, mulai dari produk, training, edukasi hingga perjalanan wisata.
Kehadiran DXI Adventure Hub diharapkan membuat interaksi antara pelaku industri dan komunitas dapat berlangsung sepanjang tahun, bukan hanya ketika pameran digelar.
Menghubungkan Adventure dan Pariwisata
Dari sisi pariwisata, Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani melihat. DXI sebagai ruang yang mempertemukan berbagai sektor yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata Indonesia.
Menurut Zita, ekosistem yang hadir dalam DXI cukup beragam. Mulai dari diving, free diving, marine tourism, fotografi, outdoor adventure, komunitas, brand, pemerintah, hingga industri kreatif.
Ia juga menyebut penyelenggaraan DXI 2026 melibatkan lebih dari 50 komunitas. Menghadirkan lebih dari 100 brand, dan mencatat sekitar 20.000 pengunjung.
Zita membuka peluang kolaborasi dengan DXI melalui berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pariwisata, termasuk kompetisi diving dan kegiatan sejenis.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat melanjutkan program Unlock Indonesia yang diarahkan untuk membuka akses, cerita, dan jejaring terhadap destinasi-destinasi baru di Indonesia.
Ketertarikan terhadap Diving Terus Tumbuh
Perkembangan ekosistem diving juga terlihat dari meningkatnya ketertarikan masyarakat untuk mengenal olahraga tersebut.
Praktisi diving Kirana Larasati mengatakan dirinya melihat peningkatan jumlah orang yang mulai mencoba scuba diving dalam beberapa tahun terakhir.
“Kalau saya lihat animo saat itu di 2020 sejak saya mulai aktif di scuba diving saya melihat banyak sekali peningkatan di scuba diver yang baru. Banyak sekali orang mencoba dan akhirnya jatuh cinta,” kata Kirana.
Menurutnya, perkembangan tersebut menunjukkan semakin banyak masyarakat yang memiliki ketertarikan untuk mengeksplorasi dunia bawah laut.
Program Berjalan Sepanjang Tahun
Semangat membangun ekosistem adventure sepanjang tahun mulai diterjemahkan melalui sejumlah program menuju DXI 2027.
Beberapa di antaranya adalah DXI Edu Relly, DXI Jambore Overland-Motocamp, DXI Scuba Discover, serta DXI Course Enrollment Support.
Program-program tersebut membawa pendekatan yang beragam, mulai dari edukasi, pengalaman, eksplorasi, hingga penguatan komunitas dan kolaborasi lintas hobi.
Dengan perjalanan sejak 2007, DXI terus berkembang sebagai ruang pertemuan bagi para enthusiast. Untuk mengenal gear, destinasi, pengalaman, komunitas, hingga berbagai peluang dalam dunia adventure.
DXI 2027 menjadi momentum dua dekade perjalanan tersebut. Sekaligus membuka fase baru dengan memperkuat hubungan antara industri, komunitas, destinasi, dan masyarakat yang memiliki ketertarikan pada dunia diving serta outdoor adventure.
Informasi mengenai rangkaian kegiatan DXI dapat diikuti melalui Instagram @deepandextreme untuk informasi seputar industri laut dan diving. Serta @dxiadventure untuk konten petualangan darat dan udara. Informasi lainnya tersedia melalui situs resmi DXI. (Mur)


