Home Lifestyle Dari Pontianak ke Tip of Borneo, Petualangan Epik Honda Big BOS di...

Dari Pontianak ke Tip of Borneo, Petualangan Epik Honda Big BOS di Tiga Negara

0
2
Dari Pontianak ke Tip of Borneo, Petualangan Epik Honda Big BOS di Tiga Negara

KitaBogor Bagi para pecinta touring jarak jauh, perjalanan bukan sekadar soal tujuan, melainkan pengalaman yang tercipta di setiap kilometer yang dilalui. Semangat itulah yang kembali diwujudkan komunitas Honda Big Bike Owner Society (Honda Big BOS) melalui touring internasional bertajuk Honda Big BOS Borneo Journey Vol. 2 2026 – Across 3 Countries.

Selama 11 hari, mulai 21 hingga 31 Mei 2026, sebanyak 28 peserta dengan 23 unit Honda Big Bike sukses menaklukkan rute sepanjang sekitar 3.770 kilometer yang melintasi tiga negara di Pulau Borneo, yakni Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Perjalanan ini menjadi salah satu agenda touring terbesar Honda Big BOS tahun 2026 yang memadukan petualangan, eksplorasi budaya, wisata sejarah, hingga pengalaman berkendara lintas negara yang jarang ditemui para rider Indonesia.

Rute dimulai dari Pontianak, Kalimantan Barat, kemudian berlanjut menuju Kuching, Sibu, Miri, Bandar Seri Begawan, Kota Kinabalu, Tip of Borneo, Kundasang, hingga kembali ke Pontianak melalui jalur darat yang dikenal sebagai salah satu rute touring paling ikonik di Asia Tenggara.

Riding Lintas Negara dengan Paspor Kendaraan Internasional

Salah satu pengalaman paling menarik dalam Borneo Journey Vol. 2 adalah kesempatan melintasi sejumlah perbatasan internasional menggunakan kendaraan pribadi.

Seluruh motor peserta menggunakan dokumen CPD Carnet (Carnet de Passages en Douane) yang diterbitkan oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI). Dokumen tersebut berfungsi sebagai paspor internasional kendaraan bermotor sehingga proses keluar masuk negara dapat dilakukan secara legal dan lebih mudah.

Rombongan melintasi sejumlah perbatasan penting seperti Entikong–Tebedu, Sarawak–Brunei Darussalam, hingga Sarawak–Sabah.

Hadiri Festival Big Bike Terbesar di Borneo

Perjalanan ini juga menjadi momentum bagi Honda Big BOS untuk menghadiri Borneo Island International Big Bike Festival (BIIBBF) XXIV 2026 yang berlangsung di Waterfront Kuching, Sarawak.

Festival tersebut dihadiri sekitar 1.225 rider dari Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Kehadiran Honda Big BOS sekaligus memperkuat hubungan antar komunitas Big Bike di kawasan Asia Tenggara.

Selain menghadiri festival, para peserta juga mengunjungi sejumlah ikon wisata Kuching seperti Fort Margherita dan kawasan Tiang Bendera Ibu Pertiwi yang menjadi salah satu landmark terkenal di Sarawak.

Menjadi Rider Internasional Pertama di Jembatan Batang Lupar

Momen istimewa lainnya terjadi saat rombongan melintasi Jembatan Batang Lupar yang baru diresmikan pada 21 Mei 2026.

Jembatan yang menghubungkan kawasan Sebuyau dan Maludam tersebut menjadi salah satu proyek infrastruktur terbaru di Sarawak dan mempercepat konektivitas antarwilayah.

Honda Big BOS menjadi salah satu kelompok rider internasional pertama yang menikmati jalur tersebut setelah resmi dibuka untuk umum.

Menaklukkan Pan Borneo Highway

Bagi para rider, salah satu etape paling berkesan adalah saat melintasi Pan Borneo Highway.

Jalur panjang dengan kondisi aspal yang mulus memberikan pengalaman berkendara premium sekaligus menguji ketahanan fisik peserta. Pada salah satu etape, rombongan bahkan menempuh perjalanan hingga sekitar 750 kilometer dalam satu hari.

Kombinasi pemandangan alam khas Kalimantan, jalan yang luas, serta lalu lintas yang relatif nyaman membuat pengalaman touring terasa semakin istimewa.

Menyusuri Brunei hingga Tip of Borneo

Petualangan berlanjut ke Brunei Darussalam, negara yang dikenal sebagai Negeri Petro Dollar.

Rombongan mengunjungi berbagai landmark terkenal seperti Masjid Sultan Omar Ali Saifuddien dan Jembatan Sultan Haji Omar Ali Saifuddien yang membentang sekitar 30 kilometer melintasi Teluk Brunei.

Perjalanan kemudian mencapai salah satu titik paling ikonik dalam touring ini, yakni Tip of Borneo di Tanjung Simpang Mengayau, Sabah.

Lokasi tersebut merupakan titik paling utara Pulau Kalimantan yang mempertemukan Laut Cina Selatan dan Laut Sulu, menjadikannya destinasi impian banyak rider adventure.

Rayakan Idul Adha di Kaki Gunung Kinabalu

Perjalanan semakin berkesan ketika rombongan merayakan Hari Raya Idul Adha di kawasan Kundasang, Sabah.

Dengan latar megah Gunung Kinabalu, beberapa peserta melaksanakan Shalat Idul Adha di Masjid Jamek Kundasang sebelum menikmati momen kebersamaan bersama rekan komunitas.

Bukti Touring Bukan Sekadar Menempuh Jarak

Setelah menyelesaikan seluruh rute dan kembali ke Pontianak, Honda Big BOS menutup perjalanan melalui Gala Dinner yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.

Menurut Big Bike Sub Department Head Astra Motor Head Office, Arman Rafik, Borneo Journey Vol. 2 menjadi bukti bahwa touring bukan hanya soal menaklukkan ribuan kilometer perjalanan.

“Melalui Borneo Journey Vol. 2, Honda Big BOS berhasil menghadirkan pengalaman riding lintas negara yang aman, penuh tantangan. Sekaligus sarat nilai kebersamaan dan kehangatan bersama Honda Big Bike. Perjalanan ini menjadi salah satu touring paling berkesan yang pernah kami selenggarakan,” ujarnya.

Dengan total jarak 3.770 kilometer, melintasi tiga negara, menghadiri festival internasional, hingga menikmati berbagai destinasi ikonik di Pulau Borneo. Borneo Journey Vol. 2 menjadi salah satu touring komunitas motor terbesar dan paling berkesan sepanjang tahun 2026. (Hen)

Previous articleKove 625 X Pro Mengaspal di Indonesia, ADV 581cc dengan Teknologi Lengkap dan Performa Buas
Next articleRed Fitness Perkuat Posisi sebagai Fitness & Wellness Club Lewat Ekspansi dan Inovasi Baru