Dari Jelantah Jadi Peluang Usaha, Better Life Indonesia Perkuat Gerakan Ekonomi Hijau Nasional

0
9
Dari Jelantah Jadi Peluang Usaha, Better Life Indonesia Perkuat Gerakan Ekonomi Hijau Nasional

KitaBogor – Langkah Better Life Indonesia dalam membangun gerakan ekonomi hijau berbasis pengelolaan minyak jelantah kini semakin kuat. Startup lokal yang fokus pada pengolahan Used Cooking Oil (UCO) tersebut resmi mengantongi silabus kompetensi workshop dari Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung, Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi Better Life Indonesia karena materi pelatihannya kini masuk dalam program Talent Innovation Hub BBPVP Bandung. Artinya, edukasi pengelolaan minyak jelantah yang selama ini dilakukan tidak lagi sekadar kegiatan komunitas, tetapi mulai diakui sebagai bagian dari pengembangan keterampilan berbasis green jobs di Indonesia.

Momentum tersebut berlangsung bersamaan dengan partisipasi Better Life Indonesia dalam Green Jobs Fest Bandung 2026 yang digelar di BBPVP Bandung pada Sabtu (18/4). Dalam acara itu, Better Life Indonesia mengisi workshop bertajuk Program Pelatihan Berbasis Kompetensi Pembuatan Sabun Cair dari Minyak Jelantah BBPVP Bandung.

Sebanyak 20 peserta mengikuti pelatihan intensif yang memadukan edukasi tentang bahaya pembuangan minyak jelantah sembarangan. Dengan praktik langsung mengolahnya menjadi sabun cair sederhana. Menariknya, peserta juga membawa pulang hasil praktik sebagai bentuk pembelajaran aplikatif. Yang bisa diterapkan di rumah maupun dikembangkan menjadi peluang usaha.

Founder Better Life Indonesia, Fajar Amali Kurniawan, mengatakan. Bahwa pengesahan silabus ini membuka peluang besar bagi pengembangan pelatihan green skills secara lebih luas.

“Silabus resmi ini menjadi validasi bahwa edukasi pengelolaan minyak jelantah bisa dikembangkan. Menjadi program pelatihan yang serius, terukur, dan bermanfaat bagi masyarakat. Kami ingin Better Life Indonesia hadir bukan hanya sebagai startup. Tetapi sebagai gerakan yang menciptakan keterampilan baru dan peluang ekonomi baru,” ujar Fajar.

Selama ini, Better Life Indonesia dikenal aktif mengembangkan konsep ekonomi sirkular. Dengan mengubah limbah minyak jelantah menjadi produk bernilai guna seperti sabun. Selain itu, mereka juga rutin memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai dampak lingkungan dari pembuangan minyak jelantah secara sembarangan.

Dengan adanya silabus resmi dari BBPVP Bandung, Better Life Indonesia kini menargetkan sejumlah agenda strategis. Mulai dari memperluas pelatihan ke sekolah, kampus, komunitas, hingga desa. Membangun jaringan trainer muda berbasis green skills, hingga memperkuat kemitraan dengan pemerintah, industri, dan lembaga pendidikan.

Menurut Fajar, isu minyak jelantah sebenarnya menyimpan potensi besar untuk melahirkan lapangan kerja hijau baru di Indonesia jika dikelola secara serius.

“Jika dikelola serius, jelantah bukan lagi limbah. Ia bisa menjadi sumber pendapatan, media edukasi, dan pintu masuk lahirnya lapangan kerja hijau baru,” tambahnya.

Partisipasi Better Life Indonesia dalam Green Jobs Fest Bandung 2026. Sekaligus menunjukkan bahwa inovasi lokal yang lahir dari anak muda mampu menjawab tantangan lingkungan. Dengan pendekatan yang relevan, praktis, dan berkelanjutan.

Ke depan, Better Life Indonesia menargetkan diri menjadi salah satu pionir startup pengelolaan minyak jelantah dan pelatihan green skills di Indonesia. (Mur)

Previous articleAjang Miss Tourism Universe 2026 Promosikan Pariwisata Indonesia
Next articleTak Perlu ke Seoul, Tren Korean Aesthetic dan Operasi Plastik Korea Kini Semakin Diminati di Indonesia