Friday, 11 September 2026
Home Lokal Baby Rio, Panda Pertama Lahir di Indonesia, Jadi Kebanggaan Kabupaten Bogor

Baby Rio, Panda Pertama Lahir di Indonesia, Jadi Kebanggaan Kabupaten Bogor

0
64
Baby Rio, Panda Pertama Lahir di Indonesia, Jadi Kebanggaan Kabupaten Bogor

KitaBogor Kabupaten Bogor mencatat sejarah baru dalam dunia konservasi satwa liar internasional. Seekor bayi giant panda bernama Satrio Wiratama atau yang akrab disapa Baby Rio resmi menjadi panda pertama yang lahir di Indonesia. Kelahiran tersebut terjadi pada 27 November 2025 di Istana Panda Indonesia, Taman Safari Indonesia, Cisarua, Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan Taman Safari Indonesia dalam mengembangbiakkan giant panda melalui kerja sama konservasi dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Hal tersebut disampaikannya saat mengunjungi Istana Panda Indonesia, Selasa (9/6/2026).

Menurut Rudy, kelahiran Baby Rio merupakan pencapaian bersejarah, tidak hanya bagi Kabupaten Bogor tetapi juga bagi Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa Baby Rio menjadi panda pertama yang lahir di Indonesia sekaligus satu-satunya panda yang lahir di luar RRT sepanjang tahun 2025.

“Ini menjadi sebuah kebanggaan dan kehormatan bagi kami. Kehadiran Baby Rio menjadi catatan sejarah baru sekaligus memperkuat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok,” ujar Rudy.

Ia menjelaskan, kerja sama antara Taman Safari Indonesia dan pemerintah Tiongkok tidak hanya berfokus pada konservasi panda. Tetapi juga mencakup pengembangan pengetahuan dan kesehatan satwa. Dalam proses kelahiran Baby Rio, tenaga ahli dan perawat satwa dari Tiongkok turut dilibatkan. Untuk memastikan induk dan anak panda mendapatkan perawatan terbaik.

Sementara itu, Direktur Operasional Taman Safari Indonesia, Ester, mengatakan. Bahwa kelahiran Baby Rio menjadi awal dari kerja sama konservasi yang lebih luas dan berkelanjutan.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat terus mendorong upaya pelestarian satwa liar. Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi, serta memperkuat kerja sama internasional di bidang lingkungan hidup,” katanya.

Ester juga mengapresiasi dukungan China Wildlife Conservation Association (CWCA), China Conservation and Research Center for the Giant Panda (CCRCGP), serta Pemerintah Republik Indonesia yang turut berkontribusi dalam keberhasilan program konservasi tersebut.

Menariknya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berkenan memberikan nama Satrio Wiratama kepada bayi panda tersebut. Nama itu mencerminkan keberanian, kemuliaan, dan semangat persahabatan yang erat antara Indonesia dan Tiongkok.

Kelahiran Baby Rio menjadi tonggak penting bagi dunia konservasi Indonesia sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bogor sebagai pusat konservasi satwa berkelas internasional. (Mur)

Previous articleTak Sekadar Lapangan, Taman Yasmin Akan Dilengkapi Jogging Track, Tribun, dan Taman
Next articleLewat Move Your Way, Ardiles Lifestyle Dorong Generasi Muda Tampil Autentik