Home Lokal 42 Atlet Bogor Ramaikan Kejuaraan Renang Pelajar Jabodetabek Series II

42 Atlet Bogor Ramaikan Kejuaraan Renang Pelajar Jabodetabek Series II

0
8
42 Atlet Bogor Ramaikan Kejuaraan Renang Pelajar Jabodetabek Series II

KitaBogor – Atlet renang dari Kabupaten dan Kota Bogor turut ambil bagian dalam Kejuaraan Renang Antar Pelajar Jabodetabek Series II yang berlangsung di Stadion Renang Bulungan, Jakarta, Sabtu (22/8/2026).

Sebanyak 42 atlet dari 40 sekolah asal Kabupaten dan Kota Bogor tampil dalam kejuaraan yang diikuti 502 atlet dari 439 sekolah se-Jabodetabek tersebut.

Dari jumlah itu, 28 atlet dari 27 sekolah berasal dari Kabupaten Bogor, sementara 14 atlet dari 13 sekolah lainnya mewakili Kota Bogor.

Keikutsertaan atlet pelajar asal Bogor menjadi kesempatan untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus menguji kemampuan dan catatan waktu dalam kompetisi renang yang mempertemukan atlet dari berbagai wilayah.

Kejuaraan ini digelar melalui kolaborasi Klub Olahraga Prestasi Renang Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan Pengprov Akuatik DKI Jakarta. Penyelenggara berharap ajang tersebut dapat berlangsung secara konsisten. Dan menjadi bagian dari ekosistem pembinaan atlet renang pelajar yang profesional dan berkelanjutan.

Ketua Klub Olahraga Prestasi Renang UNJ, Ericho To’an Salastino, mengatakan tingginya antusiasme peserta menjadi hal positif. Bagi pembibitan dan pembinaan atlet renang, khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

“Besarnya animo para atlet yang tampil di Kejuaraan Renang Antar Pelajar Jabodetabek 22 Agustus 2026 memberikan nuansa cukup membanggakan bagi pembibitan dan pembinaan atlet renang di Jakarta,” ujar Ericho.

Secara keseluruhan, Jakarta Selatan menjadi wilayah dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 124 atlet dari 106 sekolah. Berikutnya Jakarta Timur dengan 111 atlet dari 101 sekolah.

Kemudian terdapat 52 atlet dari 44 sekolah di Depok, 40 atlet dari 33 sekolah di Bekasi, 35 atlet dari 28 sekolah di Jakarta Utara, dan 32 atlet dari 30 sekolah di Jakarta Pusat.

Sementara itu, Jakarta Barat mengirimkan 31 atlet dari 28 sekolah. Kabupaten Bogor menyumbang 28 atlet dari 27 sekolah, disusul Kota Tangerang Selatan 15 atlet dari 10 sekolah, Kota Bogor 14 atlet dari 13 sekolah, Bekasi 11 atlet dari 11 sekolah, serta Tangerang 9 atlet dari 9 sekolah.

Ericho menilai kejuaraan renang pelajar merupakan respons terhadap masih terbatasnya wadah kompetisi antarpelajar yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.

Menurutnya, proses melahirkan atlet berprestasi membutuhkan kompetisi yang berlangsung secara terukur dan berkesinambungan. Pengalaman bertanding sejak usia pelajar dinilai penting sebagai bekal menuju jenjang olahraga yang lebih tinggi.

“Menyadari bahwa prestasi olahraga dunia tidak lahir dari proses instan. Kami memandang perlu adanya ekosistem kompetisi yang mampu menjembatani transisi atlet dari tingkat pelajar menuju jenjang profesional secara terukur,” katanya.

Ia menambahkan, kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi arena untuk menunjukkan kemampuan atlet. Tetapi juga menjadi bagian dari proses pencarian dan pembinaan bibit-bibit renang potensial.

“Kami percaya bahwa kompetisi yang berkualitas adalah fondasi utama. Dalam menciptakan regenerasi atlet yang kompetitif, tangguh, dan berdaya saing global,” tambahnya.

Penyelenggaraan kejuaraan ini juga bekerja sama dengan Badan Pembina Olahraga Pelajar Provinsi DKI Jakarta dan Yayasan Penggerak Olahraga Indonesia.

Sejumlah nomor dipertandingkan dalam ajang tersebut, meliputi gaya bebas, gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu.

Melalui kejuaraan ini, penyelenggara ingin menghadirkan wadah bagi atlet pelajar untuk membuktikan catatan waktu secara valid. Sekaligus mendapatkan pengalaman berkompetisi dalam atmosfer pertandingan yang profesional.

Kehadiran atlet dari Kabupaten dan Kota Bogor diharapkan turut memperkuat pembinaan renang di wilayah tersebut. Sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet muda yang mampu berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.

“Semoga ke depannya kejuaraan renang yang berkolaborasi antara Klub Olahraga Prestasi Renang Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan Pengprov Akuatik DKI Jakarta berjalan konsisten,” tegas Ericho. (Hen)

Previous articlePutri Pariwisata Indonesia 2026 Resmi Dimulai, 30 Finalis Bawa Misi Pariwisata Berkelanjutan