Tuesday, 13 October 2026
Home Lokal Anak-anak Kampung Pasir Angin Ikuti Simulasi Gempa dalam Edukasi Mitigasi Bencana

Anak-anak Kampung Pasir Angin Ikuti Simulasi Gempa dalam Edukasi Mitigasi Bencana

0
7
Anak-anak Kampung Pasir Angin Ikuti Simulasi Gempa dalam Edukasi Mitigasi Bencana

KitaBogor – Anak-anak Kampung Pasir Angin, Desa Cipicung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, mengikuti simulasi evakuasi gempa bumi dalam kegiatan Sawala Dasa Wacana #18, Minggu (11/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari edukasi mitigasi bencana untuk mengenalkan risiko di lingkungan sekitar sekaligus melatih kesiapsiagaan sejak dini.

Simulasi berlangsung di Kompleks Edukasi Putra Bangsa, Kampung Pasir Angin. Anak-anak mengikuti arahan untuk segera menuju titik evakuasi, seolah menghadapi situasi gempa bumi. Kegiatan tersebut menjadi praktik langsung setelah mereka menerima materi mengenai langkah-langkah menghadapi bencana.

Edukasi menghadirkan Jejen Jaenal dari Komunitas Seniman Budayawan Siaga Bencana (SB-TB) Bogor sebagai pemateri. Dalam sesi bertajuk “Mitigasi Bencana Berbasis Lingkungan”, ia mengajak anak-anak mengenali potensi bencana yang dapat terjadi di sekitar tempat tinggal mereka.

Jejen menjelaskan, Kampung Pasir Angin berada di kawasan perbukitan dan pegunungan yang memiliki sejumlah potensi risiko bencana. Di antaranya tanah longsor yang dapat dipicu hujan maupun gempa bumi, angin kencang atau puting beliung, serta banjir bandang.

Menurutnya, pengetahuan dasar mengenai kebencanaan perlu diberikan sejak usia sekolah agar anak-anak memahami cara melindungi diri dan membantu membangun kesiapsiagaan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Pendidikan mitigasi sejak usia SD dan SMP diharapkan dapat membangun budaya sadar bencana yang dimulai dari anak, keluarga, sekolah, hingga masyarakat kampung,” ungkap Jejen.

Materi yang disampaikan mencakup tindakan sebelum, saat, dan setelah bencana. Anak-anak juga diperkenalkan pada jalur evakuasi, titik kumpul, serta tempat yang relatif aman. Selain itu, mereka diajak memahami pentingnya gotong royong dan kesiapsiagaan ketika menghadapi situasi darurat.

Belajar Mitigasi melalui Simulasi

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan menggabungkan penyampaian materi dan simulasi tahapan penanganan bencana, mulai dari kondisi prabencana, saat bencana terjadi, hingga pascabencana.

Anak-anak usia taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP) yang tergabung dalam Taman Baca Nyala Aksara Kampung Pasir Angin mengikuti setiap tahapan dengan antusias. Mereka tidak hanya menyimak materi, tetapi juga terlibat langsung dalam latihan evakuasi ketika skenario gempa diperagakan.

Ketua Yayasan Daya Putra Bangsa, Willy Kamawijaya, menyampaikan bahwa edukasi mitigasi bencana penting bagi anak-anak di Desa Cipicung dan Kecamatan Cijeruk, mengingat kondisi geografis wilayah tersebut.

“Kontur alam di wilayah ini relatif merupakan kawasan pegunungan yang memiliki risiko bencana, terlebih saat musim hujan seperti sekarang. Karena itu, kami menyambut baik kegiatan ini dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, khususnya kepada pemateri,” ujarnya.

Willy berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan pengetahuan dan kesadaran anak-anak untuk selalu siaga menghadapi berbagai potensi bencana di lingkungan mereka.

Kegiatan dipandu Heri Cokro bersama para relawan Daya Putra Bangsa. Selain menambah wawasan, aktivitas ini menjadi ruang belajar langsung bagi anak-anak. Untuk memahami pentingnya mengenali risiko, mengikuti arahan evakuasi, dan menjaga keselamatan ketika menghadapi situasi darurat.

Melalui edukasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, anak-anak diharapkan mampu menerapkan pengetahuan kebencanaan di rumah, sekolah, dan lingkungan tempat tinggal. Kesiapsiagaan yang dibangun sejak dini diharapkan turut memperkuat budaya sadar bencana di masyarakat Kampung Pasir Angin. (Ckr03/red)

Previous articleKemenekraf Dorong Talenta Muda Bogor Manfaatkan AI untuk Kembangkan Bisnis
Next articleKolaborasi Satgas dan Pemkab Bogor Dorong Produktivitas Lahan Pertanian Bomang