Wednesday, 14 October 2026
Home Lokal Pemerataan Pembangunan Bogor: Jalan Tembus Katulampa Capai Progres 48 Persen

Pemerataan Pembangunan Bogor: Jalan Tembus Katulampa Capai Progres 48 Persen

0
1
Pemerataan Pembangunan Bogor: Jalan Tembus Katulampa Capai Progres 48 Persen

KitaBogor – Pemerataan pembangunan infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan pembangunan jalan, tetapi juga dengan upaya membuka akses masyarakat terhadap kawasan permukiman, layanan publik, dan aktivitas ekonomi. Di Kota Bogor, salah satu upaya tersebut dilakukan melalui pembangunan jalan tembus di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim meninjau langsung proyek tersebut pada Senin (12/10/2026). Berdasarkan keterangan saat peninjauan, progres pembangunan telah mencapai 48 persen, dengan deviasi positif 10 persen dibandingkan target perencanaan.

Jalan tembus ini dirancang menghubungkan akses dari Tol Bogor Selatan melalui kawasan Bogor Raya City menuju area perkantoran Kota Bogor, sebelum kembali terhubung ke kawasan Bogor Raya. Jalur tersebut juga direncanakan menjadi penghubung mobilitas antarwilayah dan antarkecamatan.

Pembangunan ditargetkan selesai pada Desember 2026. Setelah rampung, jalan tersebut direncanakan dapat dioperasikan untuk mempermudah mobilitas warga, khususnya masyarakat di kawasan permukiman Bogor Timur.

Dedie mengatakan, keberadaan akses baru diharapkan membantu masyarakat menjangkau kawasan sekitar dengan lebih mudah.

“Setelah selesai, jalan ini bisa kita operasionalkan untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang berada di wilayah Bogor Timur,” ujar Dedie.

Konektivitas sebagai Bagian dari Pemerataan

Akses jalan menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung keterhubungan kawasan. Jalan yang menghubungkan permukiman dengan kawasan pelayanan dan aktivitas perkotaan dapat memberikan pilihan rute perjalanan bagi masyarakat.

Di wilayah Katulampa, pembangunan jalan tembus diarahkan untuk memperluas konektivitas menuju kawasan perkantoran pemerintahan terpadu. Upaya ini menjadi bagian dari pembangunan infrastruktur di luar pusat kota.

Meski demikian, manfaat jalan baru nantinya akan bergantung pada kualitas pelaksanaan, keamanan akses, serta pengelolaan lalu lintas setelah jalur mulai digunakan. Konektivitas yang baik perlu disertai infrastruktur pendukung agar dapat berfungsi secara optimal dalam jangka panjang.

Drainase dan Ruang Publik Masuk Perencanaan

Selain pembangunan badan jalan, proyek ini mencakup pembangunan drainase. Infrastruktur tersebut berperan dalam mengelola aliran air di sekitar jalan. Dan perlu dirancang sesuai kondisi kawasan agar dapat mendukung fungsi jalan secara berkelanjutan.

Kawasan tersebut juga direncanakan memiliki jalur pedestrian dan ruang terbuka hijau. Jika diwujudkan dengan perencanaan yang memadai, fasilitas itu dapat melengkapi fungsi jalan dengan menyediakan ruang bagi pejalan kaki serta mendukung kualitas lingkungan sekitar.

Keberadaan jalur pedestrian perlu ditunjang dengan akses yang aman dan nyaman, sementara ruang terbuka hijau membutuhkan pemeliharaan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Dengan demikian, pengembangan kawasan tidak hanya diukur dari terbukanya jalur kendaraan, tetapi juga dari keterpaduan infrastruktur dan fasilitas yang mendukung kebutuhan masyarakat.

Menunggu Penyelesaian dan Manfaat bagi Warga

Progres pembangunan jalan tembus Katulampa yang dilaporkan mencapai 48 persen menjadi tahapan dalam proyek yang ditargetkan rampung pada Desember 2026. Tahap berikutnya adalah memastikan pekerjaan selesai sesuai perencanaan dan infrastruktur pendukung dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Bagi masyarakat, manfaat proyek ini nantinya dapat dilihat dari kemudahan akses, keterhubungan antarwilayah, dan kenyamanan perjalanan setelah jalan dioperasikan.

Pemerataan pembangunan pada akhirnya membutuhkan lebih dari sekadar pembangunan fisik. Infrastruktur perlu menjawab kebutuhan warga, terhubung dengan sistem transportasi dan pelayanan publik, serta dikelola agar manfaatnya dapat berlangsung dalam jangka panjang. (Mur)

Previous articleKNPI Futsal Championship 2026 Digelar di Bogor, 24 SMP dan 32 SMA Ikut Bertanding