Home Nasional Tiga Tahun Genosida di Gaza, Dompet Dhuafa Ajak Masyarakat Indonesia Terus Dukung...

Tiga Tahun Genosida di Gaza, Dompet Dhuafa Ajak Masyarakat Indonesia Terus Dukung Palestina

0
4
Tiga Tahun Genosida di Gaza, Dompet Dhuafa Ajak Masyarakat Indonesia Terus Dukung Palestina

KitaBogor – Tiga tahun sejak eskalasi serangan besar-besaran di Gaza pada Oktober 2023, krisis kemanusiaan yang dialami rakyat Palestina masih menjadi perhatian dunia. Memperingati momentum tersebut pada 7 Oktober 2026, Dompet Dhuafa mengajak masyarakat Indonesia untuk terus mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina dan memperkuat bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak.

Dompet Dhuafa menegaskan bahwa penderitaan rakyat Palestina tidak bermula pada 2023. Sejarah panjang konflik, pengusiran, dan kehilangan hak atas tanah telah berlangsung sejak peristiwa Nakba pada 1948.

Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, mengatakan tiga tahun terakhir telah membawa dampak berat bagi warga Gaza, mulai dari kehilangan anggota keluarga hingga rusaknya rumah, sekolah, dan fasilitas kesehatan.

“Bagi jutaan masyarakat di Gaza, tiga tahun adalah 1.095 hari yang penuh tangisan, ketakutan, dan kehilangan. Hunian menjadi puing, sekolah dan rumah sakit hancur, sementara anak-anak tumbuh di tengah suara ledakan dan ketidakpastian,” ujar Ahmad Juwaini.

Ia menambahkan, krisis tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga meninggalkan luka fisik dan trauma mendalam bagi para penyintas.

Ahmad menyerukan penghentian kekerasan serta perlindungan terhadap hak-hak rakyat Palestina. Ia juga mengajak masyarakat internasional untuk terus menyuarakan kemerdekaan Palestina.

“Palestina bukan hanya isu politik dan agama, tetapi juga ujian bagi nurani kita sebagai sesama manusia. Mari berdiri bersama Palestina dan jangan biarkan suara dukungan kita padam,” katanya.

Bantuan Kesehatan hingga Pangan

Di tengah krisis tersebut, Dompet Dhuafa menyatakan terus menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina, termasuk melalui layanan kesehatan, pemenuhan pangan, distribusi air bersih, dan dukungan pendidikan.

Di sektor kesehatan, bantuan yang dijalankan mencakup rehabilitasi medis dasar bagi korban luka, layanan klinik keliling atau mobile clinic, penyediaan ambulans, obat-obatan dasar, serta dukungan shelter kesehatan darurat.

Layanan tersebut ditujukan untuk membantu warga yang mengalami keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan di tengah kondisi darurat.

Untuk memenuhi kebutuhan pangan, Dompet Dhuafa menjalankan program food bank dan dapur umum yang menyediakan makanan siap santap bagi pengungsi, termasuk di wilayah Jabalya dan Tofah. Program khusus seperti Iftar & Suhoor for Palestine juga menjadi bagian dari bantuan pangan.

Pada masa kurban, lembaga ini turut menyalurkan bantuan gizi melalui program Sedekah Daging Palestina. Bantuan diberikan dalam bentuk daging olahan dalam kemasan kaleng yang praktis dan tahan lama.

Distribusi Air Bersih dan Dukungan Pendidikan

Kebutuhan air bersih dan sanitasi juga menjadi perhatian. Dompet Dhuafa menyebut telah menjalankan distribusi air bersih menggunakan tangki air untuk membantu memenuhi kebutuhan warga di kamp-kamp pengungsian Gaza.

Selain bantuan darurat, dukungan pendidikan turut dilakukan melalui program Beasiswa Santri Tahfizh bagi anak-anak Palestina. Program ini diarahkan untuk membantu menjaga keberlangsungan pendidikan keagamaan di tengah situasi krisis.

Dompet Dhuafa juga tengah mempersiapkan konsep “Kampung Indonesia” atau Indonesia Zone sebagai rencana jangka panjang untuk mendukung pemulihan dan keberlangsungan hidup masyarakat Palestina.

Menurut Ahmad, kebutuhan warga Gaza masih besar, mulai dari makanan, obat-obatan, air bersih, tempat tinggal hingga fasilitas umum, terutama rumah sakit.

Ia mengajak masyarakat Indonesia untuk terus berpartisipasi dalam upaya kemanusiaan bagi Palestina.

“Bantuan sekecil apa pun yang kita kirimkan dapat menjadi penopang hidup bagi mereka yang sedang berjuang. Mari terus membantu dan menyalakan harapan masyarakat Palestina,” ujarnya.

Melalui berbagai program tersebut, Dompet Dhuafa mengajak masyarakat untuk menjaga kepedulian terhadap Palestina agar tidak berhenti pada momentum peringatan. Dukungan kemanusiaan dan seruan bagi terpenuhinya hak-hak rakyat Palestina, menurut lembaga tersebut, perlu terus dilakukan di tengah krisis yang berkepanjangan. (Hen)

Previous articleINACRAFT October 2026 Resmi Dibuka, Angkat Technocraft dan Regenerasi Perajin Muda
Next articleBidakara Medical Center Jakarta Modernisasi Fasilitas dan Perluas Layanan Kesehatan