KitaBogor – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Bogor Innovation Award (BIA) 2026 di Grand Ballroom GSC Lantai 4 dan 5 STP IPB, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Rabu (9/9/2026).
Bogor Innovation Award tahun ini mencatat peningkatan jumlah peserta. Sebanyak 373 peserta ikut ambil bagian dalam ajang yang menjadi wadah bagi masyarakat untuk menghadirkan ide, kreativitas, dan inovasi sebagai solusi atas berbagai persoalan di Kota Bogor.
Selain jumlah peserta yang meningkat, kategori yang diperlombakan pada BIA 2026 juga berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Perubahan tersebut dilakukan untuk membuka ruang lebih luas bagi lahirnya inovasi yang dapat diterapkan dalam kehidupan masyarakat maupun pemerintahan.
Dedie A. Rachim mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang mengikuti BIA 2026. Menurutnya, inovasi menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun kemandirian.
“Insyaallah tahun depan kita akan tambah lagi kategori-kategorinya supaya mereka yang punya bakat-bakat terpendam yang belum tersalurkan bisa ikut di dalam lomba Bogor Innovation Award. Karena bagaimanapun juga, sebuah bangsa yang hebat itu adalah bangsa yang mandiri. Bangsa yang mandiri itu punya ide, kreativitas, dan inovasi,” ungkap Dedie.
Ia menambahkan, berbagai inovasi yang muncul melalui BIA menjadi bagian dari upaya Kota Bogor untuk terus mendorong kemandirian melalui ide dan gagasan baru.
Ke depan, Pemkot Bogor juga berencana memperluas kategori kompetisi dengan memasukkan bidang-bidang yang berkaitan dengan perkembangan teknologi.
“Ini ke depan harus menjadi bagian kategori yang harus diperlombakan. Termasuk juga mungkin robotics, ya, atau cabang-cabang AI, atau misalnya electric vehicle dan lain sebagainya. Ini juga harus jadi bagian dari bagaimana kita punya kemandirian teknologi, di samping kita tetap menguatkan sosial dan budaya kita,” ujarnya.
1.750 Pengunjung Hadiri Pameran Inovasi
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bogor, Anne Dewiana Rulianti, mengatakan pemberian penghargaan BIA 2026 sekaligus pameran inovasi mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Tercatat sekitar 1.750 pengunjung hadir dalam kegiatan tersebut.
BIA 2026 diikuti peserta dari berbagai kalangan, mulai dari perangkat daerah, perguruan tinggi, pelajar tingkat SMP dan SMA, hingga masyarakat umum.
“Untuk kategori unggulan meliputi teknologi tepat guna, pangan, kesehatan, ekonomi kreatif, lingkungan, dan pelayanan publik. Dari keseluruhan tersebut terpilih sepuluh besar, tiga juara utama, dan tiga juara harapan,” kata Anne.
Menurut Anne, inovasi yang dihasilkan melalui kompetisi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai gagasan atau karya lomba. Ia berharap perangkat daerah dapat mengadopsi berbagai inovasi yang dinilai relevan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Ia menilai kota yang inovatif pada akhirnya merupakan kota yang mampu berkembang secara cerdas, kreatif, sekaligus tetap memiliki karakter budaya.
“Bakat muda Bogor memang luar biasa, namun yang mereka butuhkan adalah panggung. Dan Bogor Innovation Award inilah panggungnya. Kami juga mencatat bertambahnya sekitar 179 inovasi baru yang nantinya akan kami masukkan ke dalam Sistem Inovasi Daerah,” ujarnya.
10 Besar BIA 2026 Dipersiapkan ke Tingkat Jawa Barat
Anne menambahkan, para peserta yang masuk dalam sepuluh besar inovasi selanjutnya akan mendapatkan pendampingan untuk mengikuti Kompetisi Inovasi tingkat Jawa Barat.
Menurutnya, keberadaan BIA bukan sekadar kompetisi tahunan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem inovasi di Kota Bogor.
“Bogor Innovation Award 2026 ini membuktikan satu hal bahwa Bogor tidak kekurangan ide. Bogor hanya butuh panggung untuk menyalakannya,” pungkasnya. (Mur)


