Sunday, 6 September 2026
Home Lokal Jemari PKK dan TBM Diresmikan di Bubulak, Yantie Rachim Dorong Budaya Literasi...

Jemari PKK dan TBM Diresmikan di Bubulak, Yantie Rachim Dorong Budaya Literasi dari Keluarga

0
3
Jemari PKK dan TBM Diresmikan di Bubulak, Yantie Rachim Dorong Budaya Literasi dari Keluarga

KitaBogor – Upaya memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat Kota Bogor terus dilakukan. Ketua TP PKK Kota Bogor sekaligus Bunda Literasi Kota Bogor, Yantie Rachim, meresmikan Program Jejaring Edukasi Masyarakat dan Literasi (Jemari PKK) serta Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Kelurahan Bubulak, Jalan Babakan, Kota Bogor, Selasa (1/9/2026) yang lalu.

Program Jemari PKK merupakan inovasi Pokja 2 TP PKK Kota Bogor yang dirancang untuk menghadirkan ruang edukasi. Sekaligus alternatif aktivitas bagi anak-anak dan keluarga di tengah tingginya paparan penggunaan gadget.

Yantie mengatakan, kehadiran Jemari PKK dan TBM di berbagai wilayah diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan. Lebih dari itu, ruang tersebut diharapkan menjadi tempat belajar yang nyaman, menyenangkan, dan mudah dijangkau.

“Program Jemari PKK ini merupakan inovasi yang kami inisiasi untuk memerangi paparan penggunaan gadget di kalangan generasi muda sekaligus meningkatkan budaya literasi,” ujar Yantie.

Menurut Yantie, membangun budaya membaca tidak cukup hanya dengan menyediakan koleksi buku. Lingkungan yang nyaman serta kegiatan yang menarik juga diperlukan agar anak-anak dan keluarga memiliki alasan untuk datang, membaca, sekaligus berinteraksi.

Dalam peresmian tersebut, Yantie juga menyempatkan diri membaca buku bersama anak-anak. Momen sederhana itu menjadi contoh bahwa membaca tidak harus menjadi kegiatan yang kaku, tetapi bisa dilakukan bersama dan menjadi aktivitas yang menyenangkan.

Ia berharap program Jemari PKK dapat terus berkembang dan direplikasi di berbagai wilayah Kota Bogor. Dengan demikian, keberadaan TBM tidak hanya menjadi tempat menyimpan buku, tetapi benar-benar hidup dan menjadi ruang yang dekat dengan masyarakat.

“Literasi ini harus menjadi budaya yang tumbuh dari keluarga. Mudah-mudahan Jemari PKK bisa membuat masyarakat, khususnya anak-anak, semakin senang membaca, lebih banyak berinteraksi dengan buku, dan memiliki kegiatan positif selain menggunakan gadget,” pungkasnya. (Mur)

Previous articleAbu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bogor, Warga Diimbau Waspada dan Gunakan Masker
Next articleKota Bogor Masuk 12 Besar WJIC 2026, Proyek RSUD Dilirik Investor