KitaBogor – Kesenian dan budaya Kabupaten Bogor kembali mendapat kesempatan untuk tampil di panggung internasional. Bupati Bogor Rudy Susmanto melepas kontingen kebudayaan Kabupaten Bogor yang akan membawa nama Indonesia dalam dua festival budaya di Eropa.
Pelepasan berlangsung di Pendopo Bupati Bogor, Rabu (12/8/2026). Para peserta akan mengikuti Summerfest XXIII International Folklore Festival and Folk Art Fair di Hungaria serta 25th Interetno Festival di Subotica, Serbia.
Bagi Rudy, keberangkatan tersebut bukan sekadar perjalanan ke luar negeri. Para peserta membawa tanggung jawab untuk memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Kabupaten Bogor sekaligus Indonesia kepada masyarakat internasional.
“Ketika berangkat nanti, kalian bukan lagi membawa nama diri sendiri atau keluarga. Kalian adalah wakil Kabupaten Bogor. Nilai-nilai Kabupaten Bogor ada di pundak kalian,” ujar Rudy.
Bukan Sekadar Tampil, tetapi Membawa Nama Indonesia
Rudy berpesan agar para peserta tampil percaya diri sekaligus menunjukkan karakter generasi muda Indonesia yang ramah, disiplin, sopan, dan memiliki prestasi.
Menurutnya, kesempatan tampil dalam festival internasional merupakan pengalaman berharga bagi generasi muda untuk memperluas wawasan dan mengembangkan kemampuan.
“Tunjukkan bahwa anak-anak Bogor memiliki karya, bakat, dan prestasi yang luar biasa. Bukan hanya membawa nama Kabupaten Bogor, tetapi juga membawa nama Indonesia,” katanya.
Ia juga meminta seluruh anggota kontingen menjaga kesehatan, kekompakan, kedisiplinan, serta mengikuti arahan para pembimbing selama mengikuti rangkaian kegiatan.
“Jadikan ini sebagai pengalaman kalian. Nikmati perjalanan, jaga kesehatan, ikuti arahan pembimbing, dan manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” ungkap Rudy.
Budaya dan Pariwisata Harus Tumbuh Bersama
Kesempatan membawa budaya Bogor ke panggung internasional juga menjadi bagian dari perhatian Pemkab Bogor terhadap pengembangan sektor kebudayaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Rudy mengatakan pemisahan perangkat daerah yang menangani kebudayaan dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif diharapkan membuat pengembangan masing-masing sektor semakin optimal.
“Kalau objek wisatanya diurus oleh Dinas Pariwisata, maka manusianya, adat, seni dan budayanya harus mendapatkan perhatian dari Dinas Kebudayaan. Keduanya harus berdiri sama tinggi dan berjalan seimbang,” jelasnya.
Pemkab Bogor juga tengah menyiapkan ruang yang lebih luas bagi generasi muda dan pelaku seni budaya untuk berkreasi. Salah satunya melalui pengembangan Gedung Kesenian yang saat ini sedang direnovasi.
Gedung tersebut diharapkan nantinya dapat menjadi tempat latihan, pertunjukan, atraksi budaya, sekaligus ruang kolaborasi bagi para pelaku seni dan masyarakat Kabupaten Bogor.
Orang Tua dan Pembimbing Jadi Bagian Penting
Di hadapan para peserta, Rudy juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua, pelatih, pembimbing, serta seluruh pihak yang telah mendukung keberangkatan kontingen.
Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan para generasi muda untuk membawa budaya Bogor ke tingkat internasional.
Rudy berharap seluruh peserta dapat tampil maksimal dan memperkenalkan kekayaan budaya Kabupaten Bogor dengan penuh kebanggaan.
“Bawa nama baik Kabupaten Bogor dan Indonesia. Tunjukkan kebudayaan Kabupaten Bogor sampai tingkat dunia. Maju terus untuk Kabupaten Bogor, maju terus untuk Indonesia,” tutupnya. (Mur)


