KitaBogor – Industri gaya hidup dan kreatif Indonesia kembali kedatangan pemain baru dengan konsep yang cukup berbeda. Galedi Corps resmi memperkenalkan diri sebagai grup usaha yang menaungi berbagai lini bisnis, mulai dari fragrance, self-care, perjalanan, hospitality, hingga media.
Meski terbilang masih muda, Galedi Corps telah membangun jaringan bisnis yang cukup luas dengan fokus menyasar kebutuhan dan gaya hidup anak muda urban Indonesia.
Galedi Corps digagas oleh tiga bersaudara, yakni Gracia Vega Setiawan, Gracia Christie Setiawan, dan Gracia Audy Setiawan. Ketiganya bertindak sebagai Co-Founder sekaligus menjadi penggerak di balik berbagai brand yang kini berada dalam satu ekosistem Galedi Corps.
“Kami ingin bangun ekosistem bisnis relevan dengan keseharian anak muda, mulai dari ‘produk’ gaya hidup, perjalanan, sampai hospitality. Semua brand kami bangun punya karakter dan cerita masing-masing, tapi tetap satu visi besar,” ujar Gracia Christie, Co-Founder Galedi Corps, di Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Membaca Perubahan Gaya Hidup Anak Muda
Galedi Corps melihat adanya perubahan dalam cara anak muda urban memilih produk maupun pengalaman.
Bagi generasi muda saat ini, sebuah produk tidak lagi cukup hanya memiliki fungsi. Mereka juga mencari identitas, cerita, pengalaman, hingga nilai yang sesuai dengan diri mereka.
Parfum, misalnya, tidak lagi sekadar digunakan untuk memberikan aroma wangi, tetapi juga menjadi bagian dari cara seseorang mengekspresikan karakter.
Begitu pula dengan perjalanan. Liburan tidak selalu hanya tentang pergi ke sebuah tempat, tetapi juga tentang pengalaman yang berkesan dan layak diceritakan kembali.
Bahkan dalam perjalanan ibadah, kebutuhan terhadap kenyamanan, ketenangan, dan pengalaman yang lebih personal semakin menjadi perhatian.
Kebutuhan yang semakin spesifik tersebut kemudian menjadi ruang yang ingin diisi Galedi Corps.
Alih-alih membangun satu merek besar untuk menjangkau semua segmen, Galedi Corps memilih pendekatan niche by design.
Setiap brand memiliki target, karakter, dan cerita masing-masing, tetapi tetap terhubung melalui visi yang sama dalam satu ekosistem.
Sepuluh Brand dalam Tiga Klaster
Saat ini Galedi Corps menaungi 10 brand yang terbagi dalam tiga klaster utama.
Klaster Wewangian dan Self-Care
1. Saka Perfumery
Lini parfum yang ditujukan bagi mereka yang melihat wewangian sebagai bagian dari identitas dan karakter personal.
2. Saka Ambient
Menghadirkan produk pengharum ruangan untuk menciptakan nuansa seperti hotel berbintang di rumah.
3. Saka Remedy
Lini perawatan diri yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan self-care sehari-hari.
4. Saka International
Menjadi bagian dari upaya membawa semesta Saka ke pasar global.
5. Nosefable
Lini fragrance niche yang dikenal sebagai “Surganya Parfum”, dengan lebih dari 100 varian parfum dari sekitar 20 brand lokal. Nosefable menyasar konsumen yang mencari karakter wangi personal dan berbeda dengan harga yang tetap terjangkau.
Klaster Perjalanan dan Ibadah
6. Meetcation Tour & Travel
Layanan perjalanan yang dirancang untuk memahami karakter liburan anak muda masa kini.
7. Safeeya Umroh
Layanan perjalanan ibadah umroh yang mengedepankan kenyamanan dan pengalaman personal.
Klaster Hospitality dan Kreatif
8. Arkaloka Hospitality
Bergerak di sektor perhotelan dan hospitality.
9. Nirmala Project
Menjadi ruang untuk mengeksplorasi berbagai proyek kreatif dan lifestyle.
10. Dusantara ID
Menerjemahkan identitas brand dan kekayaan Nusantara ke dalam berbagai benda yang dapat disentuh dan digunakan.
Selain lini produk dan jasa tersebut, Galedi Corps juga merambah dunia konten melalui tiga lini media, yakni Nomadbookid, 8ounceid, dan Whiff Media.
Ketiganya menjadi ruang untuk membangun percakapan, berbagi informasi, sekaligus membentuk komunitas yang berkaitan dengan gaya hidup.
Bukan Sekadar Banyak Brand
Bagi Galedi Corps, membangun banyak brand bukan semata-mata soal memperbanyak lini bisnis.
Co-Founder Galedi Corps, Gracia Vega, mengatakan nilai premium tidak selalu ditentukan oleh harga tinggi. Justru, pengalaman ketika konsumen merasa dipahami menjadi bagian penting dari sebuah brand.
Pendekatan tersebut diterapkan melalui beberapa prinsip.
Personal, bukan massal. Setiap brand memiliki karakter sendiri sehingga konsumen dapat merasa menjadi bagian dari komunitas yang memiliki ketertarikan serupa.
Terkoneksi, bukan terpisah. Konsumen yang menyukai Saka Perfumery, misalnya, memiliki kemungkinan untuk menemukan pengalaman lain yang sejalan dengan gaya hidupnya melalui Meetcation atau brand lain di dalam ekosistem.
Lokal tetapi berkelas dunia. Melalui Dusantara ID, kekayaan dan identitas Nusantara dikemas dengan pendekatan modern sehingga unsur lokal dapat berjalan berdampingan dengan konsep premium.
Konten yang relevan. Melalui Nomadbookid, 8ounceid, dan Whiff Media, Galedi Corps tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga membangun percakapan seputar gaya hidup anak muda.
Didukung Managing Partners di Setiap Lini
Pertumbuhan Galedi Corps juga didukung oleh para Managing Partners yang memimpin masing-masing unit bisnis.
Beberapa di antaranya adalah Firta Tirta Damayanti, S.M., Co-Founder Saka; Ruth Handayani Waruwu, Co-Founder Meetcation; Daud Antonius, Managing Partner 8ounce; Ricky Julianto, Managing Partner Safeeya Umroh; Chandra Topan Suyatman, Managing Partner Arkaloka Hospitality; serta Ivhan Dizwa Pratama, Managing Partner Dusantara.
Kehadiran para Managing Partners tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan setiap brand dapat tetap fokus terhadap karakter dan kebutuhan pasarnya, meski berada di bawah satu payung Galedi Corps.
Kolaborasi tiga bersaudara sebagai Co-Founder dalam membangun bisnis multi-lini juga menjadi salah satu karakter menarik dari Galedi Corps.
Dalam waktu yang relatif singkat, mereka membangun ekosistem yang kini mencakup 10 brand dan tiga lini media.
Menjadi Circle Baru bagi Anak Muda
Di tengah persaingan industri gaya hidup yang semakin ramai, Galedi Corps menawarkan pendekatan melalui banyak brand dengan karakter yang lebih spesifik.
Mulai dari mereka yang gemar mengeksplorasi wewangian, mencari produk self-care, memiliki hobi traveling, membutuhkan perjalanan ibadah yang nyaman, hingga tertarik pada hospitality dan industri kreatif.
Pendekatan tersebut membuat Galedi Corps tidak hanya berupaya menjual produk atau layanan, tetapi juga membangun sebuah ekosistem yang dekat dengan keseharian konsumennya.
Di tengah banyaknya pilihan brand yang terkadang membuat konsumen harus melakukan riset berulang kali, Galedi Corps ingin menghadirkan semacam “circle” yang telah dikurasi dengan visi yang sama.
Satu ekosistem dengan karakter yang relevan, personal, dan dekat dengan gaya hidup anak muda urban Indonesia.
Dengan fondasi yang dibangun oleh tiga Co-Founder bersaudara serta dukungan Managing Partners di setiap lini bisnis, Galedi Corps optimistis dapat terus berkembang dan memperluas jangkauan di industri gaya hidup, perjalanan, hospitality, serta kreatif Indonesia. (Hen)


