Home Lokal Patroli Gabungan di Kota Bogor, Satpol PP dan Polresta Pastikan Lima Titik...

Patroli Gabungan di Kota Bogor, Satpol PP dan Polresta Pastikan Lima Titik Rawan Kondusif

0
4
Patroli Gabungan di Kota Bogor, Satpol PP dan Polresta Pastikan Lima Titik Rawan Kondusif

KitaBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Polresta Bogor Kota, Dinas Sosial (Dinsos), dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar patroli gabungan untuk menjaga ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum) di sejumlah wilayah Kota Bogor, Rabu (22/7/2026) malam.

Patroli dilakukan sebagai langkah preventif guna memastikan situasi keamanan tetap kondusif. Sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hari.

Selain mengantisipasi potensi gangguan ketertiban umum, petugas juga melakukan pemantauan di beberapa lokasi yang sebelumnya diinformasikan menjadi titik berkumpul sejumlah individu yang diduga berpotensi melakukan penyimpangan perilaku sosial.

Kepala Bidang Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat (Trantibum Linmas) Satpol PP Kota Bogor, Andry Sinar Wahyudianto, mengatakan patroli gabungan menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga ruang publik agar tetap aman dan tertib.

“Kegiatan ini merupakan patroli terpadu bersama Satpol PP, Polresta Bogor Kota, Dinas Sosial, dan Bakesbangpol. Kami menyisir sejumlah titik di wilayah Kota Bogor untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman tanpa gangguan ketenteraman dan ketertiban umum,” ujarnya.

Lima lokasi yang menjadi fokus pemantauan meliputi kawasan Pakuan, Ciawi (wilayah perbatasan), Terminal Baranangsiang, Jalan Sambu, serta Pasar Kebon Kembang atau kawasan Alun-Alun Kota Bogor.

Dari hasil patroli, petugas tidak menemukan adanya aktivitas maupun pelanggaran yang berpotensi mengganggu ketenteraman dan ketertiban masyarakat.

“Patroli ini bersifat pencegahan. Berdasarkan hasil pemantauan di lima titik tersebut, tidak ditemukan adanya pelanggaran trantibum,” jelas Andry.

Ia menambahkan, apabila di kemudian hari ditemukan persoalan sosial di lapangan. Pemkot Bogor akan mengedepankan pendekatan humanis melalui pembinaan dan pendampingan.

Menurutnya, penanganan tidak hanya berorientasi pada penegakan aturan. Tetapi juga dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Sosial untuk asesmen, konseling, hingga pendampingan sesuai kondisi yang dihadapi.

Pemkot Bogor juga mengajak masyarakat ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan memperkuat fungsi keluarga. Meningkatkan kepedulian sosial, serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan ketertiban kepada instansi terkait.

Melalui patroli rutin yang melibatkan berbagai instansi, Pemkot Bogor berharap situasi keamanan dan ketertiban di ruang-ruang publik tetap terjaga. Sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan tertib. (Mur)

Previous articlePSC GESIT 119 Kota Bogor Siaga 24 Jam, Masyarakat Kini Cukup Hubungi 119 Saat Darurat Kesehatan
Next articleKemenekraf dan Pemkab Bungo Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif, Siapkan Local Hero Go National