KitaBogor – Lebaran menjadi salah satu momen yang paling ditunggu oleh generasi muda, khususnya Gen Z. Selain berkumpul bersama keluarga, datangnya Tunjangan Hari Raya (THR) juga menjadi hal yang dinantikan. Namun, cara Gen Z memanfaatkan THR kini mulai mengalami perubahan.
Berdasarkan survei YouGov pada tahun 2025, sebagian besar Gen Z memilih menggunakan dana THR untuk ditabung atau diinvestasikan. Hal ini menunjukkan bahwa generasi muda semakin memiliki kesadaran finansial dan tidak lagi hanya menggunakan THR untuk konsumsi semata. Jika Anda termasuk yang ingin memanfaatkan THR untuk masa depan, ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar dana tersebut bisa digunakan secara lebih bijak melalui investasi.
Mengapa THR Cocok Dijadikan Dana Investasi?
Selama ini, banyak orang menganggap THR sebagai uang tambahan yang bebas digunakan untuk berbagai kebutuhan. Padahal, dari sisi perencanaan keuangan, dana tersebut dapat dimanfaatkan secara lebih strategis untuk membangun kondisi finansial yang lebih baik di masa mendatang.
Ada beberapa alasan mengapa THR dapat menjadi pilihan yang tepat untuk investasi. Pertama, dana THR tidak berasal dari penghasilan rutin bulanan sehingga penggunaannya tidak akan mengganggu arus keuangan utama. Kedua, THR bisa langsung dialokasikan sejak awal tanpa perlu menunggu sisa uang di akhir bulan. Selain itu, penggunaan THR untuk investasi juga membuat seseorang tidak perlu khawatir mengorbankan kebutuhan sehari-hari.
Menurut F.X. Sutjiharto, M.M., seorang penulis sekaligus edukator trading, menggunakan dana THR untuk investasi atau trading dapat menjadi sarana belajar yang lebih santai tanpa tekanan emosional berlebih. Ia menyebutkan bahwa memanfaatkan THR sebagai modal investasi merupakan peluang yang baik karena datang hanya sekali dalam setahun.
Tips Mengelola THR untuk Investasi
Agar dana THR dapat memberikan manfaat maksimal, ada beberapa langkah yang dapat diterapkan oleh Gen Z.
1. Menentukan Tujuan Investasi
Langkah pertama adalah menetapkan tujuan investasi secara jelas. Apakah dana tersebut ditujukan untuk dana darurat, membeli rumah, atau persiapan masa depan lainnya. Tujuan yang jelas akan membantu dalam menentukan strategi investasi yang tepat.
2. Mengatur Porsi Dana Investasi
Setelah tujuan ditetapkan, tentukan berapa persen dari THR yang akan digunakan untuk investasi. Menurut pakar trading dan struktur pasar, Williem, pemula dapat mengalokasikan sekitar 20 hingga 40 persen dari dana THR untuk investasi, tergantung kondisi keuangan masing-masing. Dengan cara ini, sisa THR masih dapat digunakan untuk kebutuhan lain.
3. Memilih Instrumen yang Sesuai Risiko
Setiap orang memiliki tingkat toleransi risiko yang berbeda. Bagi pemula, sebaiknya memilih instrumen investasi yang relatif stabil. Beberapa pilihan yang dapat dipertimbangkan antara lain emas digital, saham, atau indeks global. Selain itu, bagi yang sudah memahami risiko, sebagian dana juga bisa digunakan untuk trading melalui platform yang terpercaya.
4. Berorientasi pada Jangka Panjang
Investasi bukanlah cara untuk mendapatkan keuntungan secara instan. Oleh karena itu, penting untuk memiliki pola pikir jangka panjang agar hasil investasi dapat berkembang secara optimal. Hindari terlalu sering memantau pergerakan pasar atau panik saat nilai investasi mengalami penurunan sementara.
Kesalahan yang Perlu Dihindari
Selain memahami cara yang tepat, penting juga mengetahui kesalahan yang sering terjadi dalam mengelola THR untuk investasi. Beberapa di antaranya adalah menggunakan seluruh dana THR untuk investasi tanpa memiliki dana darurat, mengikuti ajakan investasi tanpa melakukan riset terlebih dahulu, serta memilih instrumen berisiko tinggi tanpa pengalaman yang cukup.
Dengan memahami strategi yang tepat, Gen Z dapat mengelola dana THR secara lebih bijak. Investasi tidak harus dimulai dengan jumlah besar, yang terpenting adalah memulai secara konsisten dan sesuai dengan kemampuan. Dengan demikian, penggunaan THR untuk investasi tidak hanya menjadi keputusan sesaat, tetapi juga kebiasaan finansial yang bermanfaat untuk masa depan.
Kapan THR 2026 Dibayarkan?
Perusahaan diwajibkan memberikan THR kepada karyawan paling lambat 14 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri. Jika Idul Fitri 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada 21 Maret 2026, maka THR kemungkinan akan dibayarkan sekitar tanggal 7 Maret 2026.
Apakah Semua Investasi Cocok untuk THR?
Tidak semua jenis investasi cocok menggunakan dana THR. Sebaiknya dana tersebut ditempatkan pada instrumen yang stabil dan sesuai dengan profil risiko masing-masing individu. Hindari investasi yang terlalu spekulatif, terutama bagi yang belum memiliki pengalaman.
Apakah Dana Darurat Bisa Diinvestasikan?
Dana darurat sebenarnya dapat diinvestasikan, namun sebaiknya ditempatkan pada instrumen yang aman dan mudah dicairkan. Menggunakan dana darurat untuk investasi berisiko tinggi tidak disarankan karena dapat menyulitkan saat terjadi kebutuhan mendesak. (Hen)


