Susy Susanti Soroti Perlindungan Atlet Usai Dugaan Pelecehan di Cabor Panjat Tebing

0
4
Susy Susanti Soroti Perlindungan Atlet Usai Dugaan Pelecehan di Cabor Panjat Tebing

KitaBogor – Legenda bulutangkis Indonesia, Susy Susanti, menyampaikan rasa prihatin mendalam atas kabar dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang menimpa sejumlah atlet putra dan putri cabang olahraga panjat tebing.

Sebagai mantan atlet yang pernah berjuang membawa nama Indonesia di berbagai ajang internasional, Susy memahami betul pengorbanan yang harus dilakukan para atlet selama menjalani pelatihan di pusat pelatihan nasional (pelatnas). Menurutnya, para atlet menghabiskan sebagian besar waktunya untuk berlatih secara intens demi satu tujuan, yaitu mempersembahkan prestasi bagi bangsa.

Karena itu, Susy menilai lingkungan pelatnas yang aman, nyaman, serta mendukung perkembangan atlet merupakan hal mutlak yang harus dijaga oleh seluruh pihak yang terlibat dalam dunia olahraga.

Namun harapan tersebut tercoreng oleh ulah terduga pelaku yang merupakan mantan pelatih kepala cabang olahraga panjat tebing. Kasus ini pun menimbulkan keprihatinan luas, termasuk dari para tokoh olahraga nasional.

“Saya sangat prihatin atas kejadian yang menimpa atlet kita. Atlet adalah aset bangsa yang harus dijaga, dilindungi, dan diberikan ruang aman untuk berkreasi dan berkembang. Mereka berlatih keras demi mempersembahkan gelar untuk Indonesia bahkan mengangkat nama bangsa di kancah internasional,” ujar Susy.

Peraih medali emas Olimpiade ini juga mengapresiasi langkah cepat Erick Thohir. Selaku Menteri Pemuda dan Olahraga yang memberikan dukungan kepada para atlet korban untuk menempuh jalur hukum.

Menurut Susy, respons cepat pemerintah sangat penting agar korban mendapatkan perlindungan. Sekaligus memastikan kasus serupa tidak kembali terjadi di masa depan.

Ia juga menilai kebijakan membuka saluran pengaduan bagi atlet yang pernah atau sedang mengalami kekerasan merupakan langkah positif dalam memberikan ruang aman bagi para korban untuk melapor.

“Respons cepat dan keseriusan pemerintah sangat penting agar korban mendapatkan keadilan dan agar kasus serupa tidak kembali terjadi,” katanya.

Susy berharap seluruh pihak yang terlibat dalam dunia olahraga memiliki integritas tinggi untuk menjaga keamanan dan kenyamanan para atlet. Baik saat menjalani pelatnas maupun ketika mengikuti kejuaraan di dalam dan luar negeri.

Baginya, atlet membutuhkan sistem pendukung yang kuat agar dapat fokus meraih prestasi tanpa rasa takut atau tekanan. (Mur)

Previous articleVinFast Perkuat Ekosistem Mobilitas Hijau di Indonesia lewat Pengadaan 20.000 EV
Next articlePemerintah Batasi Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret 2026