KitaBogor – Suasana Ramadan yang tenang terasa berbeda di Museum Nasional Indonesia pada Senin (2/3/2026). Presiden Prabowo Subianto datang berkunjung, didampingi Menteri Kebudayaan Fadli Zon, untuk melihat langsung wajah baru museum kebanggaan Indonesia tersebut.
Dalam kunjungannya, Presiden meninjau ruang pamer Sejarah Awal Indonesia, termasuk koleksi manusia purba Java Man yang telah direpatriasi. Koleksi ini menjadi salah satu daya tarik utama karena menyimpan cerita panjang tentang jejak awal peradaban di Nusantara. Prabowo juga menyempatkan diri berjalan di Taman Arca yang dipenuhi arca-arca klasik, serta melihat pameran fotografi “Negeri Elok” yang menampilkan potret keindahan dan perjalanan sejarah Indonesia.
Menurut Fadli Zon, Presiden mengapresiasi penataan museum yang kini lebih modern dan informatif. Pemerintah pun mendorong agar museum-museum di berbagai daerah ikut berbenah, sehingga makin menarik bagi generasi muda. Sepanjang 2025, tercatat 152 cagar budaya dan museum telah direvitalisasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pengalaman pengunjung.
Tak hanya melihat koleksi, Presiden juga berdialog santai dengan peserta Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya bidang seni rupa. Program ini disiapkan untuk memberi ruang bagi talenta muda Indonesia agar bisa berkembang dan tampil di tingkat internasional.
Kunjungan menjelang waktu berbuka itu membawa pesan sederhana: museum bukan tempat yang kaku dan membosankan. Sebaliknya, museum bisa menjadi ruang belajar yang menyenangkan, tempat masyarakat mengenal sejarah sekaligus membangun rasa bangga terhadap identitas bangsa. (Mur)


