Kitabogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan perbantuan perbaikan jalan rusak di ruas jalan nasional, tepatnya di Jalan Pajajaran dekat Restoran Gurih 7, Minggu (28/2/2026).
Langkah ini diambil setelah adanya aduan masyarakat terkait pengendara sepeda motor yang terjatuh akibat kondisi jalan berlubang di jalur cepat tersebut.
Sebelumnya, Pemkot Bogor telah berkoordinasi dan menyampaikan permohonan perbaikan kepada PPK 5.2. Namun karena belum ada penanganan, Pemkot kembali bersurat untuk meminta izin melakukan perbaikan sementara demi keamanan pengguna jalan.
Dedie Rachim: Keselamatan Warga Prioritas
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang meninjau langsung lokasi menyampaikan bahwa perbantuan dilakukan sesuai kemampuan daerah.
“Karena ini jalur cepat dengan volume kendaraan tinggi dan risiko besar jika tidak segera diintervensi,” ujarnya.
Ia menyebut terdapat empat hingga lima titik kerusakan di jalan nasional dan provinsi, namun tidak separah di Jalan Pajajaran.
Gunakan Alat Berat dan Metode Cold Milling
Perbaikan tidak lagi menggunakan metode tambal-sulam. Dinas PUPR Kota Bogor melakukan pengupasan lapisan atas aspal (scraping) dengan metode cold milling.
Setelah itu dilakukan perataan dan pembersihan, dilanjutkan pengaspalan menggunakan finisher dan pemadatan agar permukaan jalan tidak bergelombang.
Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, menyatakan perbaikan dilakukan di dua segmen dengan luasan 30 x 6 meter dan 2,5 x 11 meter.
Target 93 Persen Jalan Kota Mantap
Total panjang jalan kewenangan Pemkot Bogor mencapai 114 kilometer. Hingga kini, sebanyak 30 ruas jalan telah diperbaiki atau sekitar 93 persen dari total luasan.
Pemkot menargetkan pada Mei mendatang kondisi jalan di Kota Bogor dalam keadaan mantap.
Masyarakat yang menemukan jalan berlubang dapat melaporkan melalui kanal pengaduan SiBadra atau langsung ke perangkat daerah terkait agar segera ditindaklanjuti. (Mur)


