KitaBogor – Kalau kamu sedang menjelajah kawasan Babakan Madang dan butuh tempat singgah yang nyaman tanpa bikin dompet tipis, Kedai Kopi Bambu layak masuk daftar kunjungan.
Dari luar, kedai ini langsung mencuri perhatian dengan dominasi material bambu yang memberi kesan hangat dan natural. Begitu masuk, suasana terasa adem—kombinasi desain terbuka, sirkulasi udara yang baik, dan sentuhan lampu temaram di malam hari membuat tempat ini terasa homey.
Tak heran jika Kedai Kopi Bambu kerap jadi spot favorit untuk nongkrong santai, diskusi komunitas, hingga sekadar melepas penat selepas aktivitas harian. Banyak pengunjung memilih duduk berlama-lama sambil menikmati suasana yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

Fasilitas Nyaman untuk Nongkrong Lama
Bukan hanya suasananya yang mendukung, fasilitas di sini juga cukup memadai. Area parkir luas memudahkan pengunjung yang datang dengan kendaraan pribadi. Toilet tersedia dalam kondisi bersih, dan yang tak kalah penting—colokan listrik tersedia di beberapa titik untuk kamu yang ingin bekerja atau mengerjakan tugas.
Di akhir pekan, suasana semakin hidup karena kedai buka hingga pukul 02.00 WIB. Lampu-lampu hangat yang menyala di antara struktur bambu menciptakan ambience santai yang cocok untuk ngobrol panjang tanpa terasa waktu berjalan cepat.
Menu Lengkap, Harga Tetap Bersahabat
Salah satu daya tarik utama Kedai Kopi Bambu adalah harga menunya yang terjangkau. Untuk makanan berat, tersedia nasi bakar dengan aroma khas, nasi goreng, menu hotplate, aneka olahan ayam dan ikan, mie, bihun, hingga tumisan sayur. Harganya mulai dari Rp25 ribuan—masih tergolong ramah untuk ukuran tempat nongkrong nyaman.
Kalau ingin camilan ringan, pilihan seperti gorengan, burger, roti, dan dimsum bisa dinikmati mulai Rp15 ribuan. Sementara untuk minuman, kamu sudah bisa menikmati kopi atau teh dengan harga mulai Rp5 ribuan. Ada juga es teller dan berbagai jus segar untuk pilihan non-kopi.
Teh Iin selaku pengelola mengatakan bahwa konsep kedai ini memang dirancang agar bisa dinikmati semua kalangan. Ia ingin tempat ini menjadi ruang berkumpul yang inklusif, nyaman, dan tidak membebani pengunjung secara finansial.
Beberapa pelanggan pun mengaku betah kembali karena suasananya yang konsisten nyaman dan harga yang tetap masuk akal.
Dengan kombinasi konsep natural, fasilitas memadai, harga terjangkau, serta jam operasional yang panjang. Kedai Kopi Bambu menjadi salah satu hidden gem nongkrong di Babakan Madang yang patut dicoba. (Mm)


