KitaBogor – Akses Jalan RE Martadinata, Kota Bogor, sempat tertutup total akibat longsor yang terjadi pada Sabtu (20/12/2025) siang. Peristiwa ini dipicu pergerakan tanah yang menyebabkan sebuah tiang listrik roboh hingga menutup badan jalan, serta melukai dua warga. Kejadian tersebut berlangsung di Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, dan sempat mengganggu aktivitas lalu lintas warga sekitar.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kota Bogor, longsor berupa pergerakan tanah terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Tanah di sekitar lokasi diketahui tergerus aliran drainase yang tidak mampu menampung debit air hujan. Sehingga membuat tiang listrik di tepi jalan menjadi miring dan akhirnya roboh.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor bersama Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik langsung meninjau lokasi. Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kota Bogor segera melakukan asesmen awal serta berkoordinasi dengan PLN Kota Bogor untuk mengevakuasi tiang listrik yang melintang di tengah jalan.
“Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan warga dan membuka kembali akses jalan agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” ujar Danru TRC-PB BPBD Kota Bogor, M. Fajar Solehudin, di lokasi kejadian.
Akibat insiden ini, dua warga setempat, Bapak Kohar dan Ibu Ucu, mengalami luka ringan. Keduanya langsung mendapatkan penanganan medis dari petugas Dinas Kesehatan dan Tagana Kota Bogor yang turut diterjunkan ke lokasi.
Setelah proses evakuasi selesai, akses Jalan RE Martadinata kembali dapat dilalui kendaraan. BPBD Kota Bogor mencatat bahwa perbaikan drainase menjadi kebutuhan mendesak guna mencegah kejadian serupa, mengingat curah hujan masih tinggi dan berpotensi memicu longsor di sejumlah titik rawan di Kota Bogor.


