KitaBogor – Seorang remaja bernama Muhamad Arya Saputra (16) dilaporkan hanyut di Sungai Cileungsi, tepatnya di Kampung Tajur RT 04/01, Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, pada Minggu pagi (22/3/2026).
Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 09.30 WIB saat korban tengah mandi di sungai bersama keluarganya. Berdasarkan keterangan saksi, korban tiba-tiba terbawa arus deras ketika berada di bagian tengah sungai.
Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Bogor menerima laporan dari warga sekitar pukul 09.00 WIB dan segera bergerak menuju lokasi. Tim berangkat dari Markas Komando Utama BPBD di Cibinong pukul 09.30 WIB dan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 11.00 WIB.
Upaya pencarian dan penyelamatan dilakukan selama lima jam, dimulai pukul 12.00 WIB hingga 17.00 WIB. Proses pencarian melibatkan penyisiran darat serta koordinasi dengan berbagai unsur terkait.
Korban akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan pada pukul 16.50 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah kemudian langsung dibawa ke rumah duka di Kampung Keranji, Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong.
Adapun korban diketahui merupakan seorang santri dari Pondok Pesantren Al Ikhlas Leuwi Nanggung, Depok. Ia berdomisili di Kampung Keranji RT 04/09, Kelurahan Ciriung. Dalam operasi ini, sejumlah unsur terlibat di antaranya TRC BPBD Kabupaten Bogor, Dinas Pemadam Kebakaran, Basarnas, aparat TNI-Polri, Satpol PP, perangkat desa, relawan SAR, serta masyarakat setempat.
BPBD Kabupaten Bogor menyatakan operasi pencarian resmi ditutup setelah korban berhasil ditemukan. Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat kondisi arus sedang deras. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya di perairan terbuka, khususnya bagi anak-anak dan remaja. (Mm)


