Kitabogor – Pemerintah Kabupaten Bogor bersama unsur Forkopimda, Forkopimcam, dan Muspika kembali melaksanakan program Jumat Keliling (Jumling) sebagai agenda rutin untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat. Kegiatan ini menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan keluhan, saran, dan masukan secara langsung kepada jajaran pemerintah setelah pelaksanaan Salat Jumat.
Kegiatan Jumling kali ini dilaksanakan pada Jumat, 30 Januari 2026, bertempat di Masjid Nurul Huda, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Bogor diwakili oleh Asisten Pemerintahan (Aspem) Zaenal Ashari, S.Sos., M.M.yang hadir bersama para asisten, jajaran kepala perangkat daerah, Camat Megamendung, Danramil dan Kapolsek Megamendung, unsur Forkopimcam, Muspika, serta para kepala desa se-Kecamatan Megamendung.
Kapolsek Megamendung AKP Desi Triana, S.H., M.H., yang baru hampir satu bulan menjabat. Menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program Jumling. Menurutnya, kegiatan ini sangat mendukung program pemerintah dalam meningkatkan sinergitas antarinstansi. Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), serta mempererat hubungan antara pemerintah dan warga.
“Kegiatan Jumling menjadi sarana efektif untuk bersilaturahmi sekaligus mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. Sehingga permasalahan yang ada dapat segera ditindaklanjuti,” ujar AKP Desi.
Sementara itu, dalam sambutan Bupati Bogor yang disampaikan oleh Aspem Zaenal Ashari, Pemkab Bogor. Mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan meningkatkan kewaspadaan. Mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu dan potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem sebagaimana diprediksi oleh BMKG.
Usai sambutan, Aspem menyerahkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bogor sebesar Rp100 juta kepada pengurus DKM Masjid Nurul Huda, Desa Cipayung Girang, yang akan digunakan untuk perawatan serta melengkapi sarana dan prasarana masjid.
Ketua DKM Masjid Nurul Huda menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Bogor atas bantuan tersebut. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti untuk melanjutkan pembangunan yang sempat tertunda karena keterbatasan dana,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan Jumling berakhir sekitar pukul 14.00 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif. Warga masyarakat pun menyambut kegiatan ini dengan antusias dan rasa bangga. (Mom)


