Kebakaran Pagi Hari di Jalan Mayor Oking, Belasan Motor Rusak

0
45
kebakaran Penitipan Motor

KitaBogor – Pagi yang biasanya sibuk di sekitar Stasiun Bogor mendadak berubah panik. Kepulan asap hitam tiba-tiba membumbung tinggi dari sebuah tempat penitipan motor di Jalan Mayor Oking, Bogor Tengah, Senin pagi (19/1/2026). Saat para komuter buru-buru mengejar kereta, api justru berkobar hebat di area parkir motor.

Kebakaran terjadi sejak pagi hari dan dengan cepat melalap kendaraan roda dua yang terparkir. Suasana di sekitar lokasi sempat mencekam, mengingat area tersebut berada tepat di jantung Kota Bogor dan selalu dipadati aktivitas warga.

Akibat kejadian ini, total 19 sepeda motor terdampak. Dari jumlah tersebut, 10 unit dilaporkan hangus terbakar hingga hanya menyisakan rangka besi. Sementara 9 motor lainnya mengalami kerusakan parah akibat panas api yang sangat tinggi.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor, Theofilio Patricinio Freitas, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 06.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung mengerahkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran dari sejumlah pos terdekat.

Meski harus berhadapan dengan kemacetan pagi di Jalan Mayor Oking, petugas berhasil tiba tepat waktu. Api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 30 menit. Setelah pemadaman, tim langsung melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api atau titik tersembunyi yang bisa memicu kebakaran ulang.

Hingga kini, garis polisi masih terpasang di lokasi kejadian. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Bagi pemilik motor yang menitipkan kendaraannya dan sedang bekerja di luar Bogor, kejadian ini tentu jadi kabar pahit saat kembali nanti.

Petugas pemadam kebakaran mengimbau pengelola tempat penitipan kendaraan agar lebih memperhatikan aspek keselamatan, terutama ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR) serta kondisi instalasi listrik, guna mencegah kejadian serupa terulang. (Mur)

Previous articleRio Clappy Angkat Kisah Cinta Masa Sekolah dalam Single “Belia”
Next articlePrambanan Shiva Festival Dorong Pariwisata Spiritual di Yogyakarta