Jamu Diangkat Jadi Gaya Hidup, Wamen Ekraf Perkuat Festival Nasional 2026

0
4
Jamu Diangkat Jadi Gaya Hidup, Wamen Ekraf Perkuat Festival Nasional 2026

KitaBogor – Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) terus mendorong penguatan Festival Jamu Nusantara 2026 sebagai gerakan nasional berbasis budaya dan kreativitas. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif saat menerima audiensi Gabungan Pengusaha Jamu Indonesia (GP Jamu), Acaraki, serta pelaku industri terkait di Jakarta.

Festival Jamu Nusantara 2026 dirancang menjadi ajang berskala nasional yang menggabungkan kekayaan tradisi dengan berbagai subsektor ekonomi kreatif. Mulai dari kuliner, seni, fesyen, hingga pengalaman interaktif dan wellness, festival ini diharapkan mampu menghadirkan pendekatan baru dalam memperkenalkan jamu kepada masyarakat luas.

Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, festival tahun ini akan dipusatkan dalam satu momentum selama dua hari untuk menciptakan dampak yang lebih besar dan terukur. Wamen Ekraf menekankan bahwa jamu harus mampu bertransformasi menjadi bagian dari gaya hidup modern, tanpa meninggalkan nilai tradisionalnya.

“Festival Jamu Nusantara harus menghadirkan pengalaman autentik yang relevan dengan generasi muda. Kita ingin jamu tidak hanya dikenal sebagai tradisi, tetapi juga menjadi bagian dari lifestyle yang membanggakan,” ujarnya.

Selain itu, festival ini juga didorong menjadi ruang kolaborasi inklusif antara pelaku usaha, kreator, hingga komunitas. Pemerintah membuka peluang kolaborasi guna menghubungkan warisan budaya dengan inovasi kreatif.

Ketua Umum GP Jamu, Jony Yuwono, menyampaikan bahwa festival ini berpotensi menjadi gerakan budaya nasional yang berkelanjutan. Dukungan pemerintah dinilai penting untuk membuka akses inovasi serta memperluas pasar jamu, baik di dalam maupun luar negeri.

Sementara itu, pendekatan digital juga menjadi perhatian dalam pengembangan festival. Inisiatif seperti platform Alih Aksara Nusantara dinilai mampu memperkuat nilai kekayaan intelektual. Sekaligus membuka peluang dalam desain, branding, dan kampanye berbasis identitas lokal.

Festival Jamu Nusantara 2026 dijadwalkan berlangsung pada 6–7 Juni 2026 di Jakarta sebagai bagian dari perayaan Hari Jamu Nasional. Pemerintah optimistis kegiatan ini dapat menjadikan jamu sebagai bagian dari mesin pertumbuhan ekonomi baru sekaligus memperkuat identitas budaya Indonesia di tingkat global. (Mur)

Previous articleThe Harvest Tebar Kebaikan Ramadan, 800 Paket Sedekah Disalurkan
Next articlePemerintah Bangun Stadion Sudiang, Dorong Prestasi Sepak Bola Nasional