Harga Daging Sesuai HAP, Badan Pangan Nasional Pastikan Pasokan Aman di Pasar Gembrong

0
11
Harga Daging Sesuai HAP, Badan Pangan Nasional Pastikan Pasokan Aman di Pasar Gembrong

KitaBogor – Pemerintah memastikan harga daging sapi di Pasar Gembrong, Kota Bogor, berada dalam batas wajar dan sesuai Harga Acuan Penjualan (HAP) tingkat konsumen. Hasil pemantauan lapangan menunjukkan tidak terjadi lonjakan signifikan, sementara pasokan tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan.

Pemantauan dilakukan langsung oleh jajaran Badan Pangan Nasional (Bapanas) sebagai bagian dari penguatan stabilisasi pasokan dan harga pangan. Berdasarkan hasil pengecekan, harga daging sapi terpantau stabil di angka Rp 140.000 per kilogram, masih dalam rentang acuan pemerintah.

Sekretaris Utama Bapanas, Sarwo Edhy, menegaskan kondisi harga relatif terkendali.

“Harga daging sapi Rp 140.000 per kilogram dan masih sesuai HAP pemerintah. Tidak ada kenaikan signifikan dan pasokan tersedia dengan baik,” ujarnya di Bogor, Jumat (20/2/2026).

Di tingkat pedagang, harga tersebut dinilai masih wajar. Agus, pedagang daging yang telah berjualan selama 28 tahun di Bogor. Menyebut harga pembelian besar bisa mencapai Rp 138.000 per kilogram.

Selain daging, harga beras premium berada di kisaran Rp 14.600–Rp 14.900 per kilogram dan beras medium Rp 13.400–Rp 13.500 per kilogram. Gula curah Rp 17.500 per kilogram dan bawang putih Rp 33.000 per kilogram, masih sesuai acuan. Daging ayam ras stabil di Rp 40.000 per kilogram. Sementara telur ayam ras sekitar Rp 31.000 per kilogram atau Rp 1.000 di atas HAP.

Untuk cabai, pemerintah melakukan intervensi melalui Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) dengan penggelontoran stok dari produsen ke pasar induk seperti Pasar Induk Kramat Jati. Target harga konsumen cabai rawit merah berada di kisaran Rp 60.000–Rp 65.000 per kilogram.

Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, menegaskan stabilitas harga pangan selama Ramadan hingga Idulfitri menjadi prioritas utama pemerintah.

Pemantauan harga dan pasokan akan terus dilakukan secara intensif guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa tekanan lonjakan harga pangan. (Hen)

Previous articleGenerasi Bumi Cerdas Gelar Aksi Berbagi dan Edukasi di Panti Asuhan Yayasan Kasih Abba Bogor
Next articleBiiFest 2026 Resmi Dibuka, ICMI Kota Bogor Siapkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045