Bogor Selatan Tertinggi Kasus Stunting, Pemkot Bogor Perkuat Kolaborasi dan Bantuan Gizi

0
27
Bogor Selatan Tertinggi Kasus Stunting, Pemkot Bogor Perkuat Kolaborasi dan Bantuan Gizi

KitaBogor – Kecamatan Bogor Selatan tercatat sebagai wilayah dengan angka stunting tertinggi di Kota Bogor. Kondisi ini mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memperkuat percepatan penurunan dan pencegahan stunting melalui kolaborasi lintas sektor.

Wakil Wali Kota Bogor yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menegaskan komitmen pemerintah dalam mengatasi persoalan stunting terus diperkuat dari berbagai sisi, mulai dari intervensi gizi hingga pemantauan perkembangan anak.

Selain program bantuan sukarela dari aparatur sipil negara (ASN) setiap bulan, upaya ini juga didukung para donatur dan pelaku usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Bantuan CSR difokuskan pada pemenuhan gizi dan pemulihan anak-anak stunting usia di bawah tiga tahun,” ujar Jenal saat penyaluran bantuan di Bogor Selatan, Selasa (3/2/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Bogor menyalurkan bantuan kepada 71 anak stunting hasil kolaborasi Rumah Zakat dan Gain Indonesia. Setiap anak menerima beras 5 kilogram dan telur 4 kilogram setiap bulan selama enam bulan berturut-turut.

Total anak stunting di Bogor Selatan saat ini tercatat 203 anak, sementara sisanya mendapat intervensi melalui program bantuan sukarela ASN.

Pemkot Bogor juga menghadirkan inovasi digital melalui aplikasi Besti (Bogor Bebas Stunting). Aplikasi ini memungkinkan donatur memantau perkembangan anak secara berkala melalui foto dan laporan dari tim pendamping keluarga.

Data terbaru menunjukkan jumlah kasus stunting di Kota Bogor mencapai 1.491 anak, turun dari tahun sebelumnya sebanyak 1.588 anak. Pemkot Bogor optimistis tren penurunan ini dapat terus berlanjut.

Menurut Jenal, tingginya angka di Bogor Selatan dipengaruhi jumlah penduduk yang besar. Meski begitu, Pemkot Bogor menargetkan seluruh wilayah dapat bebas stunting melalui kolaborasi berkelanjutan. (Mur)

Previous articleBocah 8 Tahun Hanyut di Sungai Cisadane Bogor, Tim SAR Kerahkan Ratusan Personel
Next articleAcer Dukung Lahirnya Game Developer Lokal di Global Game Jam 2026 Bandung