KitaBogor – Perusahaan transportasi daring Maxim resmi menyalurkan Bonus Hari Raya (BHR) kepada lebih dari 50 ribu mitra pengemudi yang tersebar di lebih dari 100 kota di Indonesia. Program ini menjadi bentuk apresiasi perusahaan atas kontribusi para mitra dalam mendukung layanan transportasi berbasis aplikasi.
Penyerahan BHR tersebut dilakukan di kantor pusat Maxim di Jakarta pada Selasa (10/3/2026). Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, serta Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Development Director Maxim Indonesia, Dirhamsyah, menyatakan bahwa penyaluran Bonus Hari Raya merupakan bentuk penghargaan perusahaan kepada mitra pengemudi yang telah menjadi bagian penting dari perkembangan Maxim di Indonesia.
“Penyerahan Bonus Hari Raya ini merupakan wujud apresiasi kami kepada mitra pengemudi yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan dan perkembangan Maxim di Indonesia. Kami berharap dukungan ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi sekaligus memperkuat hubungan baik yang telah terjalin selama ini,” ujar Dirhamsyah.
Menurutnya, jumlah penerima BHR tahun ini meningkat secara signifikan seiring dengan pesatnya ekspansi perusahaan di berbagai wilayah Indonesia. Saat ini, Maxim telah membuka lebih dari 350 cabang di seluruh Indonesia dengan jumlah pengemudi aktif yang terus bertambah di berbagai kota.
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Indah Anggoro Putri. Menyambut baik langkah tersebut.
Ia menilai inisiatif yang dilakukan sektor swasta dapat memberikan manfaat langsung bagi para pekerja di sektor ekonomi digital.
“Kami melihat langkah ini sebagai bentuk perhatian yang baik dari sektor swasta terhadap para mitra pengemudi. Yang berperan penting dalam mendukung layanan transportasi berbasis aplikasi,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten Deputi Peningkatan Produktivitas dan Pengembangan Ekosistem Ketenagakerjaan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Chairul Saleh. Menilai program tersebut dapat memperkuat ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif dan berkelanjutan.
Dalam proses penyaluran BHR, Maxim menerapkan sejumlah indikator penilaian. Seperti tingkat produktivitas dalam aplikasi, kualitas layanan kepada pengguna, serta kepatuhan terhadap peraturan perusahaan. Pendekatan ini dilakukan secara individual sehingga proses penyaluran dapat berlangsung objektif dan tepat sasaran.
Selain BHR, Maxim juga menghadirkan berbagai program dukungan bagi mitra pengemudi selama bulan Ramadan. Salah satunya adalah kebijakan potongan aplikator nol persen bagi mitra pengemudi penyandang disabilitas. Sebagai bentuk dukungan terhadap kesempatan kerja yang lebih inklusif.
Perusahaan juga menyalurkan bantuan sembako dan hampers Lebaran kepada mitra pengemudi di lebih dari 55 kota di Indonesia sepanjang Ramadan.
Direktur Angkutan Jalan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Muiz Thohir, menyampaikan apresiasi atas langkah tersebut.
Ia berharap program seperti ini dapat meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi sekaligus menjaga keberlanjutan sektor transportasi daring di Indonesia.
Sebagai informasi, Maxim merupakan layanan transportasi berbasis aplikasi yang telah beroperasi di Indonesia sejak 2018. Dan kini tersedia di lebih dari 350 kota di seluruh Indonesia. (Hen)


